İçerik Kurallarımızı güncelledik.
Hikâyeleri güvenli bir şekilde paylaşmaya devam etmek için en güncel kuralları inceleyin.
Daha fazla bilgi
Ichizoku Gakuen

Ichizoku Gakuen

  • WpView
    OKUNANLAR 94
  • WpVote
    Oylar 5
  • WpPart
    Bölümler 4
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Cum, Şub 26, 2016
WpInfo
KURGU OLMAYAN
Tanah retak bersebaran dimana-mana, sisa beberapa anak remaja yang tertatih tatih untuk berdiri dengan keadaan ber-baret. Entah apa yang terjadi kepada yang lain, salah satu dari mareka terduduk, memejamkan matanya, gemetaran hebat. sampai seseorang dari mereka mendekati si gadis yang ketakutan. "Se-selena?", gadis remaja berambut sebahu dengan salah satu mata yang tertutup dan mengeluarkan darah itu bertanya. "Ki-kita ... Me-", Gadis bernama Selena itu berucap terbata bata, gadis berambut sebahu mendekati gadis yang berkerudung dan lebih pendek daarinya perlahan lahan. "Tak apa-apa, ayo katakan saja.", Ujarnnya. Selena membuka matanya dan menoleh kepada teman temannya yang selamat tetapi kedaannya sudah sekarat. Ia mengembangkan senyuman dengan beberapa air mata yang turun. "Kita menang." . . . RING! "Akhirnya selesai juga," seorang gadis berambut keriting merentangkan tangannya pinggir, belum apa apa, ada anak laki laki lewat, jadinnya ketampar. "Zel! elo tuh kenapa sih, main tampar tampar gue aja, liat wajah ganteng gue yang terlalu kece jadi ancur!" si cowok sewot a.k.a Arella langsung nyembur. "Eh, gue kagak sengaja ya, dan muka elo tuh udah ancur dari jaman nenek moyang lo! jadi jangan narsis!", Enzel ngebalas, muka monyet kok disebut ganteng, pikirnya. "Apa kata lo, kriwil?!" "Siapa yang elo sebut kriwil?!" Enzel ngebales lagi, dikatain kriwil sama orang gila. "Eh-eh, ini pasangan ya, kok malah berantem?" sesosok cewek muncul dideapan mereka sambil meraih buku mereka berdua dengan tenang. "Siapa yang elo sebut pasangan, hah?!" sembur mereka berdua, naik pitam oi. "Bercanda doang, nggak usah pakek kuah kali, gomen-gomen ... " kata gadis berambut sebahu itu, mulai pake logat jepang. "Gomen-gomen ndasmu.", Enzel kelewatan ngambek. "Yaudah, makasih udah bawain buku gue, Na." kata Arella sambil mendengus, itulho, yang suara kayak orang lagi ngeluarin lendir dari hidung, tapi mampet.
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • CINTA DALAM KELABU
  • Aku Adalah Lukamu
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Entwined by fate || BXB
  • GRIZLEN {On Going}
  • Males, ribet.
  • Aksara Lingga
  • Laura Lateranita Putri Victor
  • DANADYAKSA

Ini tentang Aqiila dan Aqeela, sodara kembar yang selalu diterjang oleh masalah, mulai dari masalah percintaan, keluarga, dan persahabatan. Bahkan hubungan persaudaraan mereka yang tadinya baik baik saja ikut merengang. **** "Jangan nangis, gue tau elo kuat! " bisik pria itu yang membuat Aqiila membuka matanya "Rayen.. " lirihnya Ya, dia adalah Rayen, seseorang yang Tuhan kirimkan untuk selalu menjaga dirinya, Rayen itu seperti kesatria menurut Aqiila, selalu melindungi dirinya, dimanapun itu. "Mulai sekarang elo jauhin Rayen, atau gue akan buat tante Adel dalam bahaya!" Bruk... Mengingat ancaman Aulia, segera Aqiila mendorong Rayen. Apalagi melihat Aulia yang menatapnya tajam. "Qil, elo kenapa sih? " bingung Rayen "Jangan pernah gangu hidup gue! Jangan pernah tolongin gue, mau gue dalam bahaya sekalipun jangan pernah tunjukkan muka elo didepan gue! " tegas Aqiila Rayen sedikit mendekat namun Aqiila menahan dirinya. Aqiila menangis, "Hiks..Hiks..PLIS JANGAN GANGU HIDUP GUE!! BERAPA KALI SIH GUE HARUS BILANG KE ELO, KALO GUE ITU BENCI SAMA ELO!! LEBIH BAIK ELO URUSIN TUH CEWEK ELO!! " Sentak Aqiila yang kini berlari keluar **** "Hiks.. Hiks.. Kenapa sih semua orang ninggalin aku? Apa salah aku? Hiks.. Hiks.. " tanya Aqeela "Banyak! bahkan kalaupun semua orang benci elo dan ninggalin elo, kesalahan elo masih banyak" jawab Rasya "Kalo Tuhan ambil nyawa aku? Apa kesalahan aku masih banyak? " lirih Aqeela "Banget! Justru gue seneng banget kalo elo hilang dari dunia" jawab Rasya Aqeela menghapus air matanya, dan beralih menatap Rasya, "Kalo Tuhan ambil nyawa aku, apa kamu bakal maafin aku? " tanya Aqeela "Gue akan maafin elo kalo elo bener bener hilang dari dunia ini! " jawab Rasya begitu santai "Oke kalo itu mau kamu, aku harap kalo suatu saat aku gak ada, kamu bisa bahagia" "Oh pasti! " **** Penasaran, yuk langsung kepoin! Jangan lupa vote dan coment! 🙏😊

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi