Alunan Piano Tasya

Alunan Piano Tasya

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 22, 2016
prolog "bila memang rindu menghimpitmu dentingkan lah piano tersenyumlah pada dunia..lalaalala...ingat ku kan selalu didekapmu..." Raka dan Tasya dengan cerianya mengalunkan lagu yang memang mereka ciptakan , di tengah hangatnya malam memang hal yang indah menyambut kedamaian dangan alunan piano seperti ini seraya menyantap mie tek tek mang tarno yang menambah kedamaian bagi sepasang sahabat ini yang tumbuh di lingkungan kumuh pinggir Kota Jakarta . "Aduh bener bener yaaaa jadi anak susah diatur,berenti !!! capek mamah kena amuk tetangga Tasya." Lagi-lagi omelan Mamah mengacaukan suasana. "huft, apa Mama ga nyadar sih aku mau jadi pianis? Bikin kesel aja,dikit dikit marah." Ucap Tasya dalam hati. Ya memang kesederhanan seperti inilah hal yang akan dirindukan kelak nanti untuk Seorang Tasya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SKY "First Time"
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Rahasia akad di sepertiga Malam (Rakha dan Mala)
  • ALRIN
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • DEVANO ( sedang di Revisi)
  • syanin

Bagi Raka, musik bukan sekedar hobi-musik adalah pelarian, tempatnya menumpahkan perasaan yang tak bisa ia ungkapkan dengan kata-kata. Sejak kecil, ia bermimpi memiliki band sendiri, menciptakan lagu-lagu yang bisa menggetarkan hati banyak orang. Tapi semua itu terasa terlalu jauh, terlalu mustahil... sampai akhirnya, ia menuliskan lagu pertamanya: "Impian." Di tengah kesibukannya sebagai siswa SMA, Raka memulai pencariannya-seorang vokalis, bassis, dan drummer yang bisa berbagi mimpi dengannya. Namun, membentuk band bukan perkara mudah. Ada ego yang berbenturan, perbedaan visi, hingga kenyataan pahit yang terus menghantuinya. Musik menjadi satu-satunya tempat ia bisa jujur pada dirinya sendiri. Mampukah Raka mewujudkan mimpinya? Atau justru ia akan tersesat di antara impian dan kenyataan? Sebuah perjalanan tentang mimpi, persahabatan, dan musik yang membawa kita terbang ke langit. --- SILVER

More details
WpActionLinkContent Guidelines