Api Yang Tertiup Angin

Api Yang Tertiup Angin

  • WpView
    Reads 443
  • WpVote
    Votes 62
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Mon, Mar 14, 2016
WpInfo
Non-Fiction
Prolog. Hai.... kalian pasti bingun deh apa maksud dari judul buku aku ini. Sahabat tidak asing lagi di telinga bahkan di hidup kita, siapa yang tidak punya sahabat? Itu pernah aku rasakan tapi... sekarang tidak. Mereka hadir dengan segala warna yang ada dalam pelangi bahkan lebih dari warna pelangi. Warna hidup ku yang abu-abu telah di penuhi warna-warna cerah dari mereka ini adalah surga duniku, walau mereka ada dalam hidup ku tetap masalah selalu datang pada ku, bahkan pada kami. Jadi maksud dari Api itu adalah masalah dan Angin adalah solusinya Abqoriah ardani Nama yang aku sebut dan di setujui mereka untuk panggilan persahabatan kami. Ini cerita-cerita kami!
All Rights Reserved
#491
gebetan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • SHIZUN 🔞
  • Light Behind the Feelings
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • 24/7-VerDika (BxB)🔞
  • Pahala Surgaku✓
  • GEMINTANG HATIKU

"Peluk gue Hujan!" "Jangan mati sekarang BODOH!" "Bunuh gue Bumi biar bisa bareng terus!" "Bunda,Bunda.Gelap.Karena warna Awan hilang!" "Cepat berdamai Hujannya Pelangi,biar Hujan lebih bahagia kedepannya" Lo berubah Pel"Itu suara Bulan,dia mengatakan itu dengan isakan karena tidak ada sahutan apapun dari pelangi membuat Bulan semakin terisak.Untung sesuana cafe siang ini tidak terlalu rame itu memudahkan mereka untuk saling bicara tanpa memikirkan pendapat orang lain."Lo ga seperti Pelangi yang gue kenal,lo beda dan lo bukan Pelangi sahabat gue."Untuk satu kalimat dari Bulan membuat Pelangi tersenyum,dia menatap Bintang sebentar dan mengalihkan padanganya kepada Bulan."Bukan gue yang ga lo kenal,tapi lo memang ga kenal gue dari awal"satu tarikan nafas dan kekehan membuat Bulan menatap Pelangi, sedangkan Pelangi yang ditatap hanya diam dengan muka datar."Maaf, maaf,maafin gue,gue tau gue salah tapi tolong jangan hukum gue seperti ini."Bulan makin terisak,air matanya sama sekali tidak membuat pelangi kasian,tapi entahla mungkin hanya Pelangi yang tau apa yang dia rasakan saat ini.Bintang sendiripun merasa sangat bersalah atas semua ini,dia juga mengambil peran penting dalam semua hal perubahan yang terjadi pada pelangi."Makasih,gue pergi.Jangan cari gue lagi,karena Pelangi yang kalian kenal sudah mati."

More details
WpActionLinkContent Guidelines