Secercah Cahaya

Secercah Cahaya

  • WpView
    LECTURAS 115
  • WpVote
    Votos 9
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, abr 1, 2016
Secercah cahaya ?? Bukan lampu atau benda yang biasa dijadikan untuk penerangan dikala gelap. Tapi cahaya penerangan untuk hidup seorang gadis yang bernama Nadhisa Alvira Hartono yang hidup dengan penderitaan yang sudah biasa dia hadapi dalam kehidupannya. Bagaimana kelanjutannya? Langsung baca aja ya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  •    BRITTLE
  • Light In Darkest Day
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Self Injury's(complete)✔
  • EUNOIA DALAM SUNYA (on Going)
  • The Girl Who Wasn't Ratna[End]
  • Grace (tidak) Ingin Pulang

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido