Kesaksian Fulan

Kesaksian Fulan

  • WpView
    Membaca 10,153
  • WpVote
    Vote 712
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 31, 2023
Lintang Punarbawa boleh saja terlihat seperti pemuda berusia dua dekade yang mengamen di pinggir jalanan, tetapi sudah bisa dipastikan tidak akan ada orang yang mampu mengingat dirinya. Semenjak ia menolak untuk pulang dan merawat ibunya yang sakit parah, kejadian-kejadian aneh mulai menimpa dirinya. Tiap huruf yang ia tulis akan tampak kosong di mata orang lain, tiap jejak kaki yang ia tinggalkan akan lenyap, apapun yang keluar dari lisannya akan terlupakan begitu saja dalam kurun waktu dua puluh empat jam. Kini, ia terperangkap dalam kampung halamannya sendiri. Sampai suatu malam, sebuah untaian melodi aneh merasuki kepalanya. Melodi-melodi tersebut tidak akan pernah berhenti mendenging sebelum ia memainkannya. Tiap melodi yang ia mainkan tampaknya memiliki efek magis yang mampu memutarbalikkan realita dan membawanya ke sebuah tempat asing bernama Setra Tumiwa. Mampukah Lintang merampungkan untaian melodi tersebut agar orang-orang yang ia cintai kembali mengingatnya? (27-04-17) Copyright 2023 © Antelas Prayitna Photo Credits: @tmrrw_hyc dan @baguszrn
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#9
transformation
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 12 PM [TAMAT]
  • Alicia Stories : In Another World
  • Pain of the Slayer
  • Hidden Love | Mees Hilgers |
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • [END] When the Stars are Tired
  • Sampai Kita Jadian - Love on Repeat
  • Echoes of past Longing
  • Melody Of Strength

12 PM THE SECRET OF HOURGLASS TEENFICT (INDO) VERSION BY NYAI LEPETJ 🥀🥀🥀 Waktu, satu hal di dunia ini yang tak dapat manusia beli. Uang yang selama ini manusia gembor-gemborkan menjadi tak berkutik di hadapan sang waktu. Orang bilang, kemaren adalah sebuah pembelajaran dan hari ini adalah sebuah harapan untuk hari esok. Tapi Griten, baginya hari ini adalah mimpi buruk dan kemaren adalah satu-satunya hal yang ingin ia kembalikan. Andai bisa memutar waktu, maka ia rela terkurung di hari yang telah lalu demi menebus segala rindunya. Seperti sebuah sihir, pagi yang telah lalu itu entah mengapa datang lagi dengan alur yang sama. Akankah itu memiliki akhir yang sama juga? "Kamu bisa mengubah alurnya. Akan tetapi kamu tidak bisa mengubah sebuah akhir yang telah Tuhan gariskan. Garis-garis di tangan, tak bisa manusia hapuskan." Benarkah Griten tak akan bisa mengubah akhirnya, dan hanya alur yang bisa ia ubah? 🥀🥀🥀 Kita adalah dua raga yang terpisahkan dua dimensi. Berada di bawah naungan langit yang sama, Dan berpijak di bumi yang sama. Tapi aku adalah sebuah wadah, dan kamu hanyalah sebuah kenangan. Tapi hati ini, masih menjerit ingin menatap dan merengkuhmu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan