Sister Complex
  • Reads 301,685
  • Votes 6,896
  • Parts 10
  • Reads 301,685
  • Votes 6,896
  • Parts 10
Complete, First published Feb 26, 2016
"Apa jadinya bila saudara, lebih tepatnya saudara kembar kita sendiri justru mengklaim bahwa kita adalah miliknya yang akan bersama selamanya??"
--Adellia Dirgantara Putri--


~+~+~+~+~+~


"Ya ... kita akan hidup bersama selamanya. Dari yang masih berupa janin pun kita selalu bersama, lalu mengapa kita tidak bisa bersama setelah tumbuh menjadi manusia yang lebih dewasa?"
--Adellio Dirgantara Putra--










((ATTENTION!!)) 

|| Cerita ini mengandung unsur dewasa 17+. 
|| FYI! Monmaap nih dosa gue dah banyak, jadi yang bocah" jan nambahin dosa gue dengan ngebaca nih cerita, yak! Awas aja kalo ketahuan! 
/siapin CCTV.

|| Perhatian seyenk!! Seluruh hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Jadi jangan pernah me-copy cerita ini di Wattpad maupun di platform lain.

Terima kasih.
All Rights Reserved
Sign up to add Sister Complex to your library and receive updates
or
#186receh
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
MAHESA cover
Hypomone {ὑπομονή} || cover
I'm the Protagonist cover
F L O W E R [ COMPLETE ] cover
Brothers In Love (End) cover
𝐋𝐢𝐭𝐭𝐥𝐞 𝐍𝐢𝐠𝐡𝐭 𝐏𝐚𝐢𝐧𝐭𝐞𝐫 [REVISI] cover
Sigala cover
The Male Lead's Obsession cover
Kakak Tiriku Villain  cover
Brother Zone 2 cover

MAHESA

51 parts Ongoing

Hanya Aira Aletta yang mampu menghadapi keras kepala, keegoisan dan kegalakkan Mahesa Cassius Mogens. "Enak banget kayanya sampai gak mau bagi ke gue, rotinya yang enak banget atau emang gara - gara dari orang special?" Mahes bertanya sambil menatap tepat pada mata Aira. "Eh.. Tuan mau?" Aira mengerjapkan matanya. "Mau, gue mau semuanya!" Mahes merebut bungkusan roti yang masih berisi banyak, kemudian langsung membawanya pergi. Aira reflek mengejar Mahes. "Tuan kok dibawa semua? Aira kan baru makan sedikit," Aira menatap Mahes dengan raut memelas. "Mulai perhitungan ya lo sekarang sama gue." "Enggak kok, tapi kan rotinya enak, Aira masih mau lagi," Aira berkata dengan takut-takut. "Ga boleh!" Mahes langsung melangkahkan kakinya ke arah tangga menuju kamarnya. Aira langsung cemberut menatap punggung Mahes yang mulai jauh. Cerita dengan konflik ringan