LIKE A DREAM LIKE A PRISON

LIKE A DREAM LIKE A PRISON

  • WpView
    Odsłon 480
  • WpVote
    Głosy 67
  • WpPart
    Części 13
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pt., mar 11, 2016
WpInfo
Fikcja
Romans
Pernahkah kau mempunyai mimpi yang amat tinggi? Yang pada akhirnya kau tak percaya kau telah memimpikannya? Pernahkah kau kehilangan peluang untuk mewujudkannya? Pernahkah kau berharap agar waktu dapat diputar kembali? Jika kau bertanya padaku, maka hanya satu jawabanku "aku menyesal telah bermimpi." Ceritaku dimulai pada hari yang dingin sebelas tahun yang lalu, pada saat itu aku kelas 3 sma di kota LV yang sangat terkenal dengan minuman keras, judi, dan serta karya seni yang tinggi, terutama seni tari. Salju bertebaran dimana" , kondisi tubuhku tidak maksimal karena terlalu kurus, aku memang tidak boleh gendut, mengapa? Karena ntar aku nggak bisa mengangkat tubuhku tinggi" Sambil bersimbah air liur aku melihat anak kecil sedang makan es krim di pojok cafe dengan amat nikmatnya, kuhampiri anak itu lalu aku berkata padanya "dek, nggak ngilu tuh? Makan es krim saat cuaca seperti ini?" Dia pun berkata padaku "apapun rasanya bukan urusanmu" Ingin kutendang rasanya..
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • IGNITES (END)
  • Everything Happens for a Reason
  • East sky first love
  • Best Friend To be Boyfriend -pjm ✔
  • Bawa Aku Pulang (End)
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Laskar Jingga
  • The Secret My Boyfriend

(Tersedia Versi eBook) Mendengar namanya saja sudah membuat Wilona bergidik ngeri, apalagi bertemu dengan sosoknya langsung. Mungkin Lona akan kabur begitu melihat bayangannya saja. Jaglion, si cowok paling sadis 'katanya'. Bukan hanya wajahnya yang terlihat dingin, namun sikapnya juga sama. Wilona berharap tidak akan berurusan dengan cowok itu. Dia tidak ingin atmosfernya bersinggungan dengan Jaglion, meski tanpa sengaja. Namun takdir berkata lain. Hari dimana mereka bertemu adalah hari paling sial bagi Wilona. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮 "Jadi pacar gue atau jadi buronan?" Tawar Jaglion. "Lebih baik gue jadi buronan daripada harus jadi pacar lo!" Tolak Wilona. "Oke," Jaglion tersenyum smrik. "Gue kasih lo dua kesempatan dalam waktu 24 jam." "Dan gue nggak akan gunain kesempatan itu meskipun lo kasih waktu sampe setahun!" "Ingat, Lona, gue nggak kasih kesempatan itu ke orang lain." "Gue harap gue adalah orang lain itu," kukuh gadis itu. 🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮🏮

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści