RAHASIA KINDA (ON GOING)

RAHASIA KINDA (ON GOING)

  • WpView
    LECTURES 146
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Chapitres 4
WpMetadataReadTerminé dim., avr. 10, 2016
"Selama ini, mau gimana pun.. gue cuma bisa kepikiran lo waktu ngedenger pertanyaan ini dari temen gue..." "Pertanyaan apa?" "Apa yang paling lo suka? Paling lo sayang? Paling lo cinta? Paling lo benci di dunia ini? Dan gue selalu ngerasa kalah karena lebih milih hukuman daripada ngakuin ini bukan langsung ke orangnya. Dan setelah itu.. Gue ngerasa menang sekarang. Mau jadi pacar gue gak sih?" __________________ Kinda punya rahasia. Rahasia yang dibuatnya tanpa sengaja, yang hanya dirinya dan Tuhan serta sang waktu saja yang menjadi saksinya. Mau menyaksikannya? Ini bukan hanya tentang Kinda. Ini juga tentang objek dari rahasianya. ___________________ Don't plagiat and be a silent reader. Vomment please.
Tous Droits Réservés
#7
anka
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • BarraKilla
  • Strong Girl Michella (END)
  • SIKLIK
  • Setengah Hati
  • Bersamamu
  • Maafkan Aku
  • RadenRatih
  • Save the Best for the Last ✔

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu