Biarkan Takdir Yang Berkata

Biarkan Takdir Yang Berkata

  • WpView
    Leituras 292
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, fev 27, 2016
Aku memang memiliki tubuhnya tapi aku tak bisa memiliki hatinya. Bahkan demi memiliki hatinya aku korbankan hatiku untuk dirinya. Hati ini bak tergores parit, bahkan lukanya telah mengangah hingga butiran bening menetes membasahi pipi. Dia gadis hidz yang kau cintai, tapi aku hanya wanita berjilbab besar bak ibu - ibu yang kau pandang sebelah mata. Hancur ... Jelas, bagiama tidak orang yang telah aku miliki mencintai orang lain, wanita mana yang tak hancur hatinya. Benar, memang benar kita hanya korban perjodohan, setidaknya kau lihat diriku yang telah remuk ini. -Azalea Khaliqa Dzahin-
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • SASHI
  • TOUCHED (End)
  • Restore Me | TAMAT✔
  • Home Away From Home [FIN]
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Mengejar Asa
  • May I Love You?
  • Yang Pernah Patah
  • Mahligai Cinta [END]✓

Dia yang kupercayai sebagai pemilik hati ini seutuhnya. Namun dia juga yang menghancurkanku hingga menjadi butiran debu. Melupakan memang takkan pernah mudah. Merelakan yang pernah ada, menjadi tidak ada adalah kerumitan yang belum tentu dia tahu rasanya. Aku masih bertanya-tanya dalam hati, mengapa semua harus berakhir sesakit ini? Dan apa tujuannya selama ini? Bukankah kita berjanji untuk saling menyembuhkan? Tapi tenang saja, aku telah berjanji pada diriku. Aku akan menyembuhkan lukaku sendiri, tanpa bantuan orang lain. -Qaeera Atthifa Hani Aku tak mengerti, mengapa aku yang tak mudah tergoda ini malah begitu saja terjebak dalam perhatian dan tindakannya yang berbeda dari yang lain. Dia yang mencuri hatiku sejak pertama kali aku melihatnya. Bahkan saat aku sama sekali belum mengetahui namanya. Rasa ini telah singgah di hatiku selama sewindu. Entahlah ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama atau hanya rasa penasaranku terhadap dirinya yang tak pernah bisa kumiliki. -Parama Randy Wardhana

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo