Story cover for ABU-ABU by ssss8888
ABU-ABU
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 27, 2016
"kita itu kaya dua sisih mata uang, mau kaya manapun gak pernah mungkin ketemu walaupun kita ada di satu tempat."
- sheila,18-

"lo tau, dari semua status yang ada di dunia ini. Tapi kenapa sahabat yang lo kasih buat kita"
-ferio,18-

"kalo kita diciptakan buat terpisah, kenapa tuhan ngasih rasa ini di antara kita"
-niko,19-

"Lo sahabat gue, selamanya gue bakal ada di samping  lo susah ataupun sedih"
-dimas,18-

"lo bukan pemeran utama dicerita ini, jadi jangan sok penting disini"
-nadea,18-

"berhenti saling merahasiakan disini, kita ini real atau fake"
-deo,19-

"lo adalah alasan gue untuk tetap berjalan,bahkan alasan gue untuk berlari. Maka tetaplah bertahan untuk jadi alasan gue untuk hidup"
-aziz,19-

*********************************************
 seperti judulnya, "ABU-ABU" gak jelas. ini cerita pertama gue dari berhenti menulih 4 tahun yang lalu. so kalo banyak cacat maapkan aku
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add ABU-ABU to your library and receive updates
or
#691hurts
Content Guidelines
You may also like
NAYANA (Revisi) by brownyeye
19 parts Complete
Bandung, 13 Juni 2013 - 21.00 WIB "Bi.. kamu kenapa? Ada yang mau kamu obrolin sama aku engga?" tanya Nayana dengan tatapan sendu sambil memegang lengan Abimas. "Ay kita udahan" seketika Nayana tercengang dan sesak di dadanya mendengar jawaban Abimas yang selama ini dirinya hindari tepatnya yang dia takuti. "hah? Maksud kamu kita putus? Kenapa? Aku salah apa Bi? Kamu diemin aku.. ngilang gak ada kabar beberapa minggu ini tuh.. ini tuh gara-gara ini? Kamu..." Nayana menarik nafas sejenak, dirinya tidak kuat untuk melanjutkan percakapan ini. Air mata yang telah dia tahan sejak tadi perlahan keluar setetes demi setetes. "oke.. kalau kamu maunya gitu aku cuman mau kita udahan dengan cara baik-baik.. aku minta maaf kalau selama ini aku banyak salah dan belum bisa jadi yang terbaik buat kamu Bi" Ucap Nayana sambil menatap mata Abi yakin. "makasih Nay.. maaf! Aku harap kamu bahagia selalu" Abi pergi meninggalkan Nayana sendirian di teras rumahnya. --- Kata siapa orang engga punya mantan terindah? Kata siapa kalau udah putus mantan engga akan inget sama sekali soal masa lalunya? Bullshit! semua orang punya mantan terindah dan kenangan yang selalu di ingat entah itu indah atau buruk. Cerita klise tapi bisa bikin gereget sendiri bacanya. Buat kamu yang masih gagal move on atau kepo mantan kamu masih suka inget kamu apa engga langsung aja yuk baca. --- Please jangan jiplak dan jangan nyomot seenaknya, walaupun aku bukan penulis handal please se jelek apapun ceritanya itu karya orang yang harus di hargai karna buatnya engga mudah pure murni dari otak sendiri:( tapi kalau mau share ke temen2 buat galau bareng boleh aja.
You may also like
Slide 1 of 9
BEST OF US - TERBIT CETAK cover
RUMPANG (COMPLETED) cover
Double'A Season 2 cover
GRIZELLE [Completed] cover
Dia (Buku 1: Bagian 1) cover
Juan [REVISI] cover
NAYANA (Revisi) cover
ELGITA  (TERBIT) cover
Sejenak Luka cover

BEST OF US - TERBIT CETAK

23 parts Complete

TERSEDIA DI TOKO BUKU SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu aku hanya gadis polos yang tak pernah peduli pada cinta sejati. Di dunia ini, hanya ada 2 pria yang tadinya kupikir akan jadi pendamping hidupku: dr. Riza yang maha sempurna atau fotografer terkenal, Jerro Atma. Tapi lihat sekarang apa yang kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang yang tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia. Pria brengsek yang menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila kan? Mana katanya dia akan sering-sering pulang? 6 bulan sekali my ass! Sudah hampir 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Tapi sudahlah. Toh memang aku sendiri yang gila, mau-mau saja menunggunya. Ya bagaimana, namanya juga sayang. Kupikir mudah saja menunggu. Ngomong-ngomong, aku cukup jago dalam mempertahankan perasaan. Tapi baru kali ini aku sadar, bahwa menunggu dan bertahan tak semudah kelihatannya. Apalagi, saat kamu tidak tahu yang sebenarnya apakah dia layak ditunggu atau tidak. Dan saat kamu sibuk bertanya-tanya, ada orang lain yang punya jawaban masuk akal. [Lanjutan dari When You Tell Me That You Love Me]