VLACACIA

VLACACIA

  • WpView
    Odsłon 5,618
  • WpVote
    Głosy 523
  • WpPart
    Części 23
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja pon., lut 19, 2018
Alfariel Juro Pradipta, anak baru yang mendadak jadi idola seantero sekolah. Sayang, tak satupun dari siswi-siswi disana yang berhasil menarik perhatiannya yang terbilang sukar untuk diraih. Alfa hanya mau ketenangan. Ya tenang, hingga tragedi memalukan mengacaukan ketenangan yang telah ia bangun selama dua bulan disana. Vlarena Acacia yang dengan caranya sendiri begitu mudah melewati gerbang kehidupan pribadi Alfa akibat perjanjian konyol yang mereka buat. Satu yang Alfa sadari, Vlarena mampu mencairkan kebekuan dalam dirinya. Satu yang Vlarena yakin, Alfa adalah malaikat pelindung dibalik sifat dinginnya. Dan satu yang mereka tahu, bahwa menyatukan dua hati tak semudah yang mereka kira sebelumnya. Copyright © 2016 by Fauza Hasna.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Antara Kita [ Arya Mohan & Aqeela Calista ] Hiatus✔️
  • My Famous Boyfriend [Completed]
  • Amor Almira
  • Lost in Reverie [Moqeel]
  • CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME?
  • The Letter From Korea
  • Ekstrovert & Introvert [SELESAI✔️]
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • The Remaining Lives [TAMAT]
  • "Algantara Delano Arlaska"

"Jangan sok-sokan paham sama keadaan gue, Arsen." Kay menelisik ke arah Arsen. Ia berniat beranjak dari duduknya namun suara Arsen mengintruksinya. "Semua rasa sakit yang lo alami sekarang udah pernah gue rasain jauh sebelum lo, Kay. Jangan merasa seolah lo yang paling tersakiti di dunia ini." Kay kembali duduk disebelah Arsen dan memandangnya sengit. "Gue gak pernah merasa paling tersakiti seperti apa yang lo bilang barusan. Justru gue lagi berusaha agar lo gak merasakan lebih jauh sakitnya, Arsen. Tapi ternyata lo udah ngerasain semua rasa sakit, ya?" Kay tertawa sinis. "Baiklah. Kayaknya usaha gue cukup sampai disini. Sorry gue duluan." Kini Kay benar-benar beranjak meninggalkan Arsen yang diam mematung memandangi nya yang kian menjauh.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści