HIDUP
  • WpView
    Reads 866
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Mar 15, 2023
Kata mereka harus begini. Tidak seharusnya aku begitu. Tapi aku tidak bisa. Semua harus sesuai rencana, semua harus di bawah kendaliku. Mereka mulai menatapku, mencela, mencerca, karena apa yang aku lakukan salah. Tidak sesuai harapan mereka. Karena aku tidak mengikuti mereka, makanya aku salah. Makanya hasilnya salah. Bukan untuk pertama kali, bukan juga kedua kalinya. Ini sudah keseringan. Aku bak boneka yang ditalikan dan dikendalikan. Suaraku sudah lama hilang arti. Keberadaanku tidak lain hanya sebagai objek kekuasaan untuk meraih kepuasan. Aku tidak berharga diri. Tidak ada ruang untukku miliki. Semua terisi penuh dengan keinginan-keinginan mereka. Tapi tidak untuk kali ini. Aku akan berdiri, mempertahankan apa yang aku kehendaki. Tidak peduli mereka mengancamku hingga mati. Tidak ada lagi rasa takut yang bersarang, terhimpit kemuakan, kemurkaan. Aku manusia. Aku juga bisa begitu; memaksa, menuntut, mengendalikan. - juga diposting di Geschichten, kumpulan cerita pendek.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ]
  • LOVE OR ENEMY...  💜Completed💜
  • DOPAMINE [HIATUS]
  • Accompany Me - {REVISI}
  • ALVIN (On Going)
  • Aku Yang Tidak Diinginkan
  • Hidupku
  • Memorable
  • THE DEMONIC YOUNGEST DAUGHTER

kisah tentang keluarga yang harus melawan kerasnya kehidupan. Pertengkaran, kebohongan, penghianatan, kekecewaan yang harus mereka lewati. Hidup itu tidak abadi. Ada saatnya kita akan merasakan kebahagiaan, dan ada juga saatnya kita akan merasakan kehancuran. Itu sudah takdir tuhan, dan kita tidak bisa menolaknya. Mereka hanya bisa berharap semua nya selesai. Benar benar selesai, terlebih lagi diriku, iya aku. Aku adalah saksi bodoh yang menyaksikan kehancuran keluarga ini. "Kayak yang pernah orang bilang, Sekuat apapun lo menjaga apa yang pergi, itu akan tetap pergi. Dan sekuat apapun lo menolak apa yang datang, itu akan tetap datang. Jadi ga ada alasan lo bertahan dengan memaksakan takdir"

More details
WpActionLinkContent Guidelines