Awareness: Is (not) The Ending

Awareness: Is (not) The Ending

  • WpView
    Reads 17,734
  • WpVote
    Votes 1,216
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 16, 2017
-[COMPLETED] -[TAHAP REVISI] - BEBERAPA PART DI PRIVATE (TERMASUK ENDING, EPILOG, EXTRA PART MENGHINDARI COPYPASTE DARI MIRROR WEB) ''' Yang Nata tahu dirinya nyaman didekat Stevi, dirinya tidak bisa meninggalkan gadis itu, dirinya tidak bisa berada jauh dengan Stevi. Itu semua karena kebiasaan mereka yang selalu bersama dari kecil. Nata selalu meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua yang dia rasakan bukan cinta hanya sebatas rasa kepedulian seorang sahabat kepada sahabatnya. Sama hal dengan Stevi yang takut Nata meninggalkannya, takut Nata membencinya, takut Nata tidak bisa bersamanya lagi. Dia meyakinkan bahwa rasa takut itu hanya ketakutan seseorang yang tidak ingin sahabatnya pergi meninggalkannya. Mereka menjalani kehidupan bersama dari kecil hingga remaja dengan alur asmara yang berbeda. Stevi yang kerap kali berganti-ganti 'gebetan' namun tak kunjung menemukan pacar yang termasuk tipe idealnya. Sedangkan Nata yang masih suka dengan kesendirian Nata dan Stevi yang menyadari perasaanya perlahan pada waktu yang di tentukan menuai keterlambatan, mereka sadar bahwa ada rasa saling cinta tetapi Tuhan belum juga menyatukan perasaan mereka. Sepertinya takdir ingin bermain-main dulu dengan mereka. Dengan; menciptakan jarak, menimbulkan rindu, dan membuat penantian panjang. °Kecupan jarak jauh° Copyright ©2016
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • RAJAWALI
  • MOODBOSTER [SUDAH TERBIT]
  • Stupid Love [END]
  • ALANA [LENGKAP]
  • NEVER LEAVE YOU - JAEMREN
  • Ari dan Ara (Sudah Terbit)
  • Hai, Selesai.
  • FRIENDzone (Completed)

INI CERITA KARYA IMAJINASI AKU SENDIRI. JADI, JIKALAU ADA NAMA, TEMPAT DAN LAIN SEBAGAINYA YANG SAMA MUNGKIN ITU HANYA KEBETULAN SAJA. KARNA CERITA INI BENER-BENER KARANGAN AKU SENDIRI. MOHON DILARANG UNTUK PLAGIAT DALAM BENTUK APAPUN!!! -------- "Sisi lain yang tersembunyi..." ___ Seperti halnya luka. Ketika kamu belum merasakan bahwa kamu terluka maka kamu tak akan tau betapa pedihnya yang dirasa dari luka itu sendiri. Tapi ketika kamu tau atau bahkan mulai menyadari, maka kamu akan mulai merasakan betapa pedihnya luka itu. Meski itu hanya luka kecil sekali pun. Ketika kamu butuh sosok seorang yang menyayangi dan mencintaimu dengan tulus, saat itu juga kamu akan merasakan betapa pahitnya rasa sayang dan juga cinta, Secara bersamaan. Kamu akan mengerti ketika semuanya telah hilang, ketika semuanya menganggap Kamu tak ada bahwa sesungguhnya kamu ada. Dan kamu hanya bisa diam dan menerima, walau semua itu menyakitkan sekalipun. Airmata juga sudah tak ada gunanya hanya untuk menangisi sesuatu yang sudah terjadi. Tapi, meskipun begitu. "Kenapa airmata ini selalu saja keluar tanpa aku minta?" "Saat aku ingin bertahan pun, rasanya itu semua akan sia-sia. Tak ada yang perlu dipertahankan jika nantinya akan berakhir menyakitkan." "Terlebih, jika harus merasakan yang tak seharusnya itu terjadi secara langsung didalam hidupku" "Tak ada yang perlu dikasihani, Karna aku tak butuh rasa kasihan itu. Dan tak ada yang perlu diprihatinkan, ketika semua yang aku rasa telah hilang..., dan..., mati!" Sungguh, betapa kejamnya takdir mempermainkannya. 🍁🍁🍁

More details
WpActionLinkContent Guidelines