Hidden Feeling

Hidden Feeling

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 12, 2020
WpInfo
Fanfic
Berawal dari sekolah menengah atas, disebuah koridor sekolah seorang lelaki yang sangat tampan berjalan dengan kedua headphone di telinganya sambil bersenandung, lelaki tersebut menyusuri koridor sekolah dengan nyaman dan menikmati setiap alunan nada yang terdengar di telinganya. Namun tiba-tiba dengan arah yang berlawanan seorang gadis yang tengah tergesa-gesa nampaknya tidak menyadari sosok lelaki tersebut . Bugh... suara buku yang sang gadis pegang terjatuh begitu pula dengan headphone lelaki tersebut. "Oh maafkan aku, ucap sang gadis". Aku tadi terburu-buru jadi tidak melihatmu. "Tidak apa-apa kok". Lelaki itu menjawab sembari mengambil headphone nya yang jatuh dan sesekali melirik ke arah gadis tersebut. "Oh tidak bagaimana bisa kau tidak melihatnya Nana!! gumam Nana dalam hati. "Maaf tadi aku benar-benar terburu-buru dan.. disaat Nana ingin mencoba menjelaskan tiba-tiba lelaki tersebut pergi dari hadapan nya. Nana yang melihatnya pun langsung berbalik ke arah ke belakang. Dan memanggilnya "Hey!" Lelaki tersebut berhenti dan berbalik arah serta langsung berkata "Bukankah kau mengatakan kalau kau terburu-buru, lalu mengapa kau masih berdiam diri disitu?" Ah yaa.. tentu saja. Pikir Nana dalam hati. Seketika itu juga dia langsung mengangguk dan membereskan buku yang sedari tadi berjatuhan di lantai dan melangkah pergi. Menoleh kembali dan berteriak "Sekali lagi aku minta maaf". Sungguh itu benar-benar hal yang memalukan Nana mengapa dia bisa menabrak seorang lelaki yang tampan seperti itu dan juga ahh.. kenapa dia tidak sempat berkenalan dengan nya tadi? Aishhh Nana sekarang bukan waktu yang tepat untuk memikirkan itu!! Batin Nana dalam hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DAKSA [END]
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Essentialy Love (SELESAI)
  • RAVASYA [END]
  • DeaSea
  • No Longer Mate
  • Because I'm Stupid (End)
  • KIARA [END]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • Sweet Combat

[FOLLOW DULU SEBELUM BACA] PART MASIH LENGKAP! "Kemana tadi?" Daksa yang mendengar pertanyaan Kara jadi gugup dan bingung harus jawab apa "JAWAB!" ucap Kara dengan nada yang lebih tinggi "Tadi habis..habis...habis..anu..itu..." jawab Daksa bingung dan menggaruk pipinya yang tidak gatal "Jawab jujur atau gue lebih marah" "Tadi gue habis nganterin Elsa belanja ke mall, gue mau nolak sebenernya tapi dia ngancem putus" Kara yang mendengar itu menghebuskan nafas kasar Daksa Pramudya Aksara, laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA ini memiliki sifat dingin,ganas,cuek,tapi kalau udah ada pawangnya jinak. Daksa adalah salah satu murid nakal sekaligus berprestasi disekolahnya. Daksa memiliki sahabat perempuan yang sangat ia jaga,kalau ada yang ganggu sahabat kesayangannya ini, jangan harap bisa selamat dari amukan Daksa Karana Anastasya Rajendra, perempuan yang masih duduk di kelas 2 SMA ini memiliki sifat yang jutek, galak, tapi penyabar dan penyayang, apa lagi kalau udah berhadapan sama sifat sahabat laki-lakinya itu. Cuma Kara yang bisa jinakin sahabatnya ini. Banyak yang berfikir kalau hubungan Daksa dan Kara lebih dari sekedar sahabat. Tapi keduanya tidak mempedulikan itu, mereka hanya berteman dan mengangap hubungan mereka seperti adik-kakak. Tapi.... tidak ada yang tahukan kedepannya bagaimana Masalah yang datang di hubungan mereka membuat mereka menyadari perasaan mereka yang sebenarnya.... Gambar di cerita : Pinterest Publish : 25/06/21 End. : 18/10/21 TAHAP REVISI REPOST : 11/11/21 SELESAI : 11/12/21 [DON'T COPY MY STORY!!] 🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻

More details
WpActionLinkContent Guidelines