Hidden Feeling

Hidden Feeling

  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 12, 2020
Berawal dari sekolah menengah atas, disebuah koridor sekolah seorang lelaki yang sangat tampan berjalan dengan kedua headphone di telinganya sambil bersenandung, lelaki tersebut menyusuri koridor sekolah dengan nyaman dan menikmati setiap alunan nada yang terdengar di telinganya. Namun tiba-tiba dengan arah yang berlawanan seorang gadis yang tengah tergesa-gesa nampaknya tidak menyadari sosok lelaki tersebut . Bugh... suara buku yang sang gadis pegang terjatuh begitu pula dengan headphone lelaki tersebut. "Oh maafkan aku, ucap sang gadis". Aku tadi terburu-buru jadi tidak melihatmu. "Tidak apa-apa kok". Lelaki itu menjawab sembari mengambil headphone nya yang jatuh dan sesekali melirik ke arah gadis tersebut. "Oh tidak bagaimana bisa kau tidak melihatnya Nana!! gumam Nana dalam hati. "Maaf tadi aku benar-benar terburu-buru dan.. disaat Nana ingin mencoba menjelaskan tiba-tiba lelaki tersebut pergi dari hadapan nya. Nana yang melihatnya pun langsung berbalik ke arah ke belakang. Dan memanggilnya "Hey!" Lelaki tersebut berhenti dan berbalik arah serta langsung berkata "Bukankah kau mengatakan kalau kau terburu-buru, lalu mengapa kau masih berdiam diri disitu?" Ah yaa.. tentu saja. Pikir Nana dalam hati. Seketika itu juga dia langsung mengangguk dan membereskan buku yang sedari tadi berjatuhan di lantai dan melangkah pergi. Menoleh kembali dan berteriak "Sekali lagi aku minta maaf". Sungguh itu benar-benar hal yang memalukan Nana mengapa dia bisa menabrak seorang lelaki yang tampan seperti itu dan juga ahh.. kenapa dia tidak sempat berkenalan dengan nya tadi? Aishhh Nana sekarang bukan waktu yang tepat untuk memikirkan itu!! Batin Nana dalam hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • RAVASYA [END]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • AIRIS
  • Because I'm Stupid (End)
  • Felicity [On Going]
  • ARTAN
  • Sweet Combat
  • DeaSea

[SEBAGIAN CHAPTER DI PRIVATE, FOLLOW BIAR BISA BACA] Ketika Azka memutuskan untuk melamar Ara tepat satu jam setelah pengumuman kelulusan. Sesuai janjinya pada waktu itu, Azka takkan pernah meninggalkan Ara sampai kapan pun. Azka benar-benar menjadi lelaki yang sangat posesif dan over protektif. Namun, semua berubah ketika Azka memilih untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Idealisme dan circle pertemanan yang Azka dapatkan perlahan membuat hubungannya dengan Ara mulai merenggang. Sementara Ara yang memutuskan bekerja paruh waktu di sebuah cafe hanya bisa berharap, Azka benar-benar masih menjaga janjinya waktu itu. "Lo udah berubah, Az. Lo bukan Azka yang gue kenal. Ortu gue udah percaya banget sama lo. Tapi di belakang mereka, lo nya malah gini. Gue bener-bener kecewa sama lo." "Kak Ara! Aku cuman ngerjain tugas proyek dari dosen!" "Mana ada proyek dosen yang ngijinin mahasiswanya mesra-mesraan berdua." "Kak! Dari awal Kak Ara sendiri kan yang ngotot pengen aku kuliah!!" "Gue pengen lo kuliah karena gue gak mau lo jadi bahan omongan tetangga, Az! Lo pinter, sementara gue enggak! Gue gak mau jadi pengaruh buruk ke lo! Sebisa mungkin gue jaga derajat kehormatan keluarga lo! Cewek bodoh kayak gue... mustahil dapet cowok sempurna kayak lo, Az. Tolong, ngertiin posisi gue..." Start : 20 Juli 2021 End : 21 Agustus 2021 [SEQUEL HE IS MY BOY(FRIEND)] [High School Project #3]

More details
WpActionLinkContent Guidelines