Am I Dreaming?

Am I Dreaming?

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Yang kuingat hanya rasa sakit karena mengingat sesuatu yang tak bisa kulupakan, lalu semua menjadi putih. Begitu kubuka mata, hamparan ladang lavender yang cantik menerpaku dengan semilir angin yang sejuk meniup wajahku. Aku dimana? ---- . . . "Aku akan membantumu menemukan jalan keluar, tapi dengan syarat..." . . . "Hei, tidak apa-apa kan?.." ucapnya pelan, membuatku memalingkan wajah melihatnya "..Kalau aku jadi jatuh cinta padamu." Lalu seketika membuatku mematung terdiam, dan sepasang mata abu-abu kehitaman itu menatapku. Dalam. Seakan ingin menelanku. ------ Tadinya Afi hanya siswi SMA biasa yang memiliki masalah cinta yang sedikit rumit. Namun itu sebelum suatu kejadian menimpanya, hingga dirinya berakhir terbangun di suatu tempat yang tak dikenalnya. Seperti layaknya membaca kisah classic alice dan peter pan kesukaannya, Afi menatap tak percaya. "Selamat datang, tempat ini adalah Dreamland" ----
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pieces of Light
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • She is fake nerd?✔(Proses Revisi)
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [TERBIT]
  • Legatha [END]
  • Maaf, Aku Terlambat END✅
  • Remember?
  • Kelas A [End]

Di bawah bayang-bayang pohon besar di taman sekolah, waktu seolah melambat. Hembusan angin pagi yang lembut membawa aroma dedaunan basah, sementara suara langkah-langkah kecil para siswa terdengar samar di kejauhan. Di sana, Aveline duduk di ayunan, dikelilingi keheningan yang ia ciptakan sendiri. Rafael melihatnya dari kejauhan. Gadis itu berbeda. Perkenalan singkatnya di kelas hari sebelumnya-begitu sederhana, begitu tanpa upaya mencuri perhatian-justru membuatnya penasaran. Hari ini, dengan bunga di tangannya dan keberanian yang ia kumpulkan semalaman, Rafael melangkah mendekat. "Kamu mau nggak jadi teman baik aku?" tanyanya, suaranya bergetar sedikit. Aveline menatapnya, lalu menaikkan alis dengan ekspresi yang sulit diterjemahkan. Rafael menggaruk kepalanya, lalu buru-buru menambahkan, "Mmm... atau kalau nggak, karena kamu pintar, boleh nggak ajarin aku pelajaran yang aku nggak bisa?" Setelah jeda singkat, Aveline akhirnya mengangguk kecil. Dalam momen itu, tanpa banyak kata, hubungan mereka pun dimulai-perlahan tapi pasti, seperti cahaya pagi yang menembus dedaunan, membawa kehangatan pada hari yang baru. "Pieces of Light" adalah kisah tentang pertemuan sederhana yang mengubah segalanya, tentang dua jiwa yang saling menemukan arti keberanian, cinta, dan harapan di tengah perjalanan hidup. ------------------ If u don't like it just skip it thanks!!! upload setiap Senin dan Jumat ✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines