Am I Dreaming?

Am I Dreaming?

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Yang kuingat hanya rasa sakit karena mengingat sesuatu yang tak bisa kulupakan, lalu semua menjadi putih. Begitu kubuka mata, hamparan ladang lavender yang cantik menerpaku dengan semilir angin yang sejuk meniup wajahku. Aku dimana? ---- . . . "Aku akan membantumu menemukan jalan keluar, tapi dengan syarat..." . . . "Hei, tidak apa-apa kan?.." ucapnya pelan, membuatku memalingkan wajah melihatnya "..Kalau aku jadi jatuh cinta padamu." Lalu seketika membuatku mematung terdiam, dan sepasang mata abu-abu kehitaman itu menatapku. Dalam. Seakan ingin menelanku. ------ Tadinya Afi hanya siswi SMA biasa yang memiliki masalah cinta yang sedikit rumit. Namun itu sebelum suatu kejadian menimpanya, hingga dirinya berakhir terbangun di suatu tempat yang tak dikenalnya. Seperti layaknya membaca kisah classic alice dan peter pan kesukaannya, Afi menatap tak percaya. "Selamat datang, tempat ini adalah Dreamland" ----
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Remember?
  • Inside Me [End]
  • MEMORIES(END)
  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • Legatha [END]
  • Edgar : Between Chaos and You
  • Kelas A [End]
  • Abu Abu [ completed ]

(TAHAP REVISI) Nissa adalah siswi kelas XI IPA1 yang menyukai Nathan. Teman sekelas sekaligus The Most Wanted Boy SMA Bintang Mandiri. Berbagai hinaan dan cacian yang ia dapatkan tidak dipedulikannya, karena baginya yang terpenting adalah mendapatkan cinta seorang Nathan Lamborghini Tara. Semua berjalan mulus hingga seseorang di masa lalu Nissa datang disaat saat ia sudah lelah dengan semua perjuangannya. *** "Lo itu murahan atau apa, sih? Udah berapa kali gue bilang, jangan pernah deketin gue lagi. Lo budeg atau tuli, sih?" Nathan berucap ketus seraya menatap wajah perempuan yang sedang menunduk didepannya. "Huuu," sorak siswa siswi yang berada disana. "Gue emang udah tuli gara gara lo, tapi gue bukan murahan," Nissa menjeda sebentar. "Lo bilang gue pengganggu? Gue cuma pengen dapetin hati lo, apa itu sulit?" "Tapi gue enggak suka sama lo. Lo cuma pengganggu di hidup gue," Nissa tersenyum getir. "Gue pengganggu?" tanya Nissa dengan suara bergetar. "Fine, mulai sekarang gue gabakal ganggu lo lagi." Hati Nathan terasa tidak rela mendengar itu. Ia terus menatap langkah Nissa yang berjalan semakin jauh didepannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines