Karena udah SAH

Karena udah SAH

  • WpView
    Reads 196,241
  • WpVote
    Votes 9,218
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 2, 2021
Zaman udah modern, pergaulan bebas juga udah biasa pacaran udah bukan lagi hal tabu dari mulai anak sd sampek kakek nenek pun udah banyak budaya pacaran , dan pernikahan seolah bukan hal penting . apa itu arti menjaga wanita yang dicintai sudah berubah makna bagi para remaja yang pacaran. "Karena udah SAH jadi yaudah" Ibnu Ali Hakim "Kamu itu yang banyak omong dong!!! aku gak ngerti maksud kamu, perempuan kan butuh penjelasan" Sakinah Putri Alisha karena hidup adalah pilihan maka ini adalah pilihan mereka
All Rights Reserved
#672
pacaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hema Akasha.[Telah Terbit]
  • Traces Of Marriage(END)
  • Secretly Yours
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)
  • We Have To BACKSTREET! (END)
  • ALIF (TERBIT)
  • Nikah SMA
  • Gus Halalku
  • ALESYA (END)

(SETIAP BABNYA UDAH DI REVISI) Hema menikah dengan Akasha bukan karena ia mencintainya, tetapi karena rasa tanggung jawab yang mengikatnya pada keluarganya. Perekonomian keluarga yang semakin terpuruk,ayahnya yg jatuh sakit,kedua adiknya sedang bersekolah memaksa gadis itu untuk memilih jalan yang penuh pengorbanan. Akasha, yang dikenal dengan kekayaannya,pewaris keluarga harrington menikahi Hema bukan karena rasa cinta, tetapi karena terpaksa-sebuah pernikahan yang diperlukan agar ia bisa menjadi pewaris sah dari keluarganya dari perusahaan mereka harborstone estates dan itu hanya bisa ia warisi dengan ikatan jika Akasha segera menikah. Di bawah langit yang luas, di antara bentangan Akasha yang tak terbatas, mereka berdua berjalan menyusuri hidup yang penuh dengan maya-ilusi dan harapan kosong yang tak bisa mereka raih. Keduanya, terjebak dalam karma yang tak mereka pilih, menjalani takdir yang mereka rasa tak ada jalan untuk menghindarinya. Namun, di tengah perjalanan itu, apakah ada ruang untuk cinta yang sejati, atau hanya ruang kosong yang dipenuhi kepentingan dan keinginan yang tak pernah berujung?

More details
WpActionLinkContent Guidelines