IRONI
  • WpView
    Reads 1,103
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 25, 2013
Aku telah musnah. Jatuh mahkota itu. Pecah berantakan dan meninggalkan bekas. Terlihat tapi tak terlihat dan menimbulkan cela berkepanjangan. Matikah? Tidak!! Masih bertahan. Masih hidup meski berat untuk terus hidup. Dengan sebotol kecil asa yang kupadatkan, yang kuramu menjadi sekuali kekuatan, yang kuaduk menjadi lumuran kepercayaan. Kepercayaan yang ternoda oleh dendam. Aku bertahan dengan itu
All Rights Reserved
#147
ironi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shadow That Fades
  • TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)
  • Kita
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • Life is Between ✓
  • My Bad Girl (Freenbecky)
  • JUst foR YoU ❤️
  • Risalah Hati (ZeeSha) [END]
  • NO Khalwat UNTIL Akad (Halal Bersamamu)
  • Amin paling serius

Ada cinta yang tumbuh seperti doa, pelan namun penuh harap. Ada rindu yang menyelinap tanpa suara, hanya terasa di dada. Cinta ini bukan tentang memiliki. Tapi tentang dua hati yang saling tahu arah tapi tak pernah sampai tujuan. Tentang seorang perempuan yang jatuh cinta, bukan karena obsesi, tapi karena hati yang tak bisa membohongi dirinya sendiri. Aruna tahu ini tak akan mudah. Ia mencintai dalam diam, dan menyadari barangkali sejak awal, ia memang ditakdirkan bukan untuk dimiliki, melainkan untuk belajar melepaskan. Mereka bertemu bukan karena takdir yang manis, tapi karena semesta ingin mereka belajar: Tentang kehilangan, tentang pengorbanan, tentang bertahan, dan akhirnya... tentang merelakan. "Kalau kamu capek, berhenti ya... Tapi jangan berhenti jadi kamu yang selalu peduli." "Tenang, aku memang bukan tempat kamu pulang, tapi aku selalu jadi rumah kalau kamu butuh diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines