Oil City In The Darkness

Oil City In The Darkness

  • WpView
    Прочтений 172
  • WpVote
    Голосов 10
  • WpPart
    Частей 6
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published вск, июн. 14, 2020
Cerita ini resmi dari karangan pribadi dengan bantuan dari beberapa orang terdekat. Dua hari setelah berita menggemparkan yang ku dengar dari sebuah radio tua milik kakek ku yang telah meninggal, perasaan merinding dan takut mulai semakin menghantui fikiranku. Berita tentang beredarnya sebuah penyakit yang tak ada obatnya ini membuat aku mulai menjauhi semua orang yang tak ku kenal bahkan yang ku kenal sekalipun karena takut akan tertularnya penyakit ini. Yang diketahui penyakit ini dapat menyebar melalui interaksi sosial. Aku menggunakan segala macam safety untuk melindungi tubuhku agar tidak tertular. Mulai dari topi, kacamata, masker, jaket, sarung tangan, dan lainnya yang menurutku dapat mengamankanku. Aku mengurungkan diri di kamar pribadi ku, tidak berani keluar dari rumah, hanya aku sendiri bersama Ibu dan adik ku yang tersayang. Sampai pada akhirnya penyakit itu semakin menyebar luas dan membuat hampir 85% masyarakat kota terserang dan menciptakan sebuah gen baru seperti mayat hidup atau yang paling sering disebut dengan zombie. Mayat hidup ini mulai menyerang kota. Ibu ku telah tertular menjadi seperti mereka. Adikku telah terjangkit virus ini, sedangkan aku dan teman-temanku segera mencari obat penawar dari virus ini untuk mengobati adikku yang tengah sakit . Dikabarkan ada sebuah gedung yang menyimpan banyak obat siap pakai untuk mengobati virus yang belum parah. Tetapi banyak rintangan yang harus ku lalui dengan teman-teman dan Adikku. Lalu yang terjadi saat itu ......
Все права сохранены
#103
undead
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • The Virus Z
  • La Guerra (Tersedia Versi Cetak)
  • Foreign Virus (LENGKAP)
  • Aksara Kita
  • ALVIN (On Going)
  • La Peste -|NOMIN|- Ft. Nct Dream
  • Enemies in Flames
  • How to Survive
  • Takdir di Antara Kita (Tamat)
  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat

Mereka berlarian. Dengan baju yang berlumuran darah sudah terkoyak-koyak, celana robek yang tidak beraturan, kaki yang entah beralas atau tidak, mereka terus berlarian dengan teriakan yang keluar dari mulut mereka. Momen itu.. adalah momen yang paling mengerikan di daftar kehidupanku. Momen yang tidak bisa kuhapus dari memori yang terdata di dalam otakku. Anak-anak kecil menangis mencari orang tua mereka yang entah berantah dimana, para laki-laki sibuk mencari alat untuk menjadi tameng pelindung mereka, para perempuan hanya bisa berteriak ketakutan dan pasrah. Aku hanya terdiam melihat mereka yang kalang kabut tak karuan. Erangan dan desahan keluar dari mulut mereka yang berlumuran darah. Suara-suara itu mulai terdengar banyak saat aku melihat ke arah gerbang asramaku. Gerbang yang selalu melindungiku dari tangan-tangan masyarakat yang kotor, sekarang dipanjati oleh orang-orang yang terjangkiti virus. Virus yang sangat langka tapi sangat dibenci oleh para manusia di muka bumi ini. Jika kau terjangkiti oleh virus ini, kau akan menyesal seumur hidup . Keluarga, saudara, bahkan orang-orang yang menyayangimu akan menangis melihatmu berlarian dengan mulut yang berlumuran darah. Jadi, aku hanya bisa menyarankan untukmu dan orang-orang yang membaca kisahku untuk lebih berhati-hati dalam keadaan apapun. Maupun itu hanya membeli permen. Karena kita tidak tahu kandungan apa yang terdapat di dalam permen itu. Entah glukosa, gula, laktat, dan apa saja yang terkandung di dalam itu. Bahkan, virus. Bisa jadi, permen lollipop yang saat ini sedang kau jilat mengandung virus yang sangat kau benci ini. Kumohon! Bacalah kisahku ini! Agar orang-orang yang kau sayangi tidak mengalami hal yang sama dengan yang kurasakan... Kumohon....

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту