Ketika petir bertemu pelangi.
Ketika musim hujan bertemu musim semi.
Ketika tatapan mata yang tajam itu menatap sepasang mata yang lembut.
Ini cerita tentang Ahdy.
Seorang lelaki berparas tampan yang dikenal dengan perilaku yang tidak disukai oleh para guru.
Ini cerita tentang Nesya.
Seorang perempuan yang sangat menyenangkan. Di bibirnya selalu terdapat senyuman yang manis, semanis strawberry. Buah kesukaannya.
Apa yang akan terjadi ketika keduanya bertemu?
Bagai air dan minyak, sifat keduanya sangat berbeda. Namun siapa tahu?
Cinta datang kapan saja, dimana saja, dan kepada siapa saja.
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.