Resetting Our Love

Resetting Our Love

  • WpView
    Reads 3,877
  • WpVote
    Votes 248
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 4, 2016
Suara dentuman musik yang mengalun di ruangan tersebut tidak membuat cowok itu berhenti menarik tangan cewek itu keluar. Suara teriakan, maki-makian, ataupun suara berisik yang mengelilinginya begitu memuakkan ditelinganya. "Dirga kenapa?" meski cewek itu tahu tidak pantas baginya bertanya disaat amarah Dirga berada di ambang batasnya, cewek itu tetap bertanya. Dirga tetap saja diam. Cowok itu hanya mempererat genggamannya, seolah berkata bahwa dia akan baik-baik saja. Tetapi begitu siluet seseorang muncul dihadapannya, suatu kebenaran pahit masa lalunya pun terungkap.
All Rights Reserved
#3
fears
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • ARGA [REVISI]
  • [✓] Second Time
  • [ALS] - Antara Langit dan Samudra
  • Maaf' (Revisi)
  • Behind Bullying [END]
  • ILUNGA √
  • Dirga: Love or Lie?

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines