Bad Girls And Bad Boys

Bad Girls And Bad Boys

  • WpView
    Reads 54,642
  • WpVote
    Votes 1,493
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 16, 2019
Hidup keempat cewek itu asalnya tenang,damai dan sejahtera tetapi hidup mereka berubah 180 derajat karena kedatangan empat cowok brandal,,yahh walaupun sikap keempat cewek itu gak beda jauh sama keempat cowok itu. Dari situ mereka sering berantem,adu mulut sampai mereka selalu dipanggil oleh kepsek di sekolahnya.Mereka tidak tau tentang orang tua mereka masing masing dulunya sahabatan dan membuat janji perjodohan antara anak mereka masing masing. ******************** "Pokoknya kita kita gak mau dijodohin sama kalian!pokoknya nggak!" ucap Chindy dan Ana sambil teriak. "Yehhh emang kita kita juga mau gitu dijodohin sama cewek kayak preman pasar kayak kalian! "Kecuali sama neng Regita ato nggak ama neng Regia gitoh aweu aweu" goda David "Heh emng gue mau sama lo!sorry yah gak level!" jawab Regita dan Regia berbarengan. "Njirrr sakit hati abang nengg" jawab David alay.
All Rights Reserved
#186
janji
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Marriage
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • Cinta di Balik Jodoh
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • ISTRI GEN -Z
  • DIA PERGI?!
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • Suddenly Marriage
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines