Dalam hidupnya yang sunyi, Rania hanya ingin mencintai dan dicintai. Namun, ketika orang yang ia percayai sepenuh hati justru menghancurkannya, luka itu tak pernah sembuh. Setiap sudut kota, setiap aroma hujan, bahkan diamnya malam-semuanya mengingatkannya pada cinta yang pergi tanpa penjelasan. Antara harapan yang pupus dan kenangan yang terus menghantui, Rania mencoba berdiri kembali, meski hatinya tak pernah benar-benar utuh. Ini adalah kisah tentang kehilangan yang dalam, kecewa yang menggurat jiwa, dan bayang-bayang yang tak pernah mau pergi. "Aku tidak tahu mengapa pertemuan sesingkat itu bisa mengubah segalanya''.
More details