Best Friend Became Loves

Best Friend Became Loves

  • WpView
    Lecturas 8,244
  • WpVote
    Votos 227
  • WpPart
    Partes 46
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 29, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Dia. Ya dia sahabatku di masa kecil yang terpisah denganku saat SMP. Namun, kita dipertemukan lagi saat SMA, bahkan kita sekelas. Aku menyayanginya dia, begitu juga sebaliknya. Tetapi, aku tidak bisa menerima keinginannya untuk menjadikanku sebagai kekasihnya, aku tidak ingin pertengkaran sekecil atau sebesar apapun mampu membuat hubungan kami hancur. Penasaran kelanjutan ceritanya? Endingnya gimana? Mampir aja dulu yuk
Todos los derechos reservados
#3
thereallove
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Everything Happens for a Reason
  • Dua Lensa
  • TELL ME ,.WHY?
  • Wrong LOVE [END]
  • Mencintai Dalam Diam
  • Cokelat Kacang [Selesai] [TIDAK REVISI]
  • SalFlo
  • Ketika Jatuh Cinta
  • Kisah Klasik Dua Bulan Terakhir
  • ATHAYA

Segalanya terjadi begitu cepat. Otakku belum bisa bekerja maksimal untuk mengerti apa yang sedang terjadi. Kalau saja aku tahu hal ini akan terjadi, aku akan menggunakan waktuku sebaik - baiknya. Aku akan mengukir kenangan terbaik bersamanya. Aku akan berada di sisinya di saat - saat terakhirnya. Mengapa ini terjadi begitu cepat? Aku masih sulit mencerna apa yang terjadi. Aku bertemu dengannya seperti baru kemarin saja. Bersama dengannya membuat waktu seolah - olah berhenti. Membuatku tidak bisa memikirkan apa - apa selain kebersamaanku dengannya. Itu sungguh menyenangkan. Rasanya aku ingin membunuh waktu agar waktu tidak berjalan dan aku dapat terus bersamanya. Sekarang, kebersamaan itu hilang begitu saja. Lenyap ditelan bumi. Andai aku mempunyai mesin waktu, aku tidak akan membiarkan hal ini menimpa dirinya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Waktu. Sekarang aku jadi membenci waktu. Mengapa waktu tidak bisa memberi pertanda bahwa sesuatu akan terjadi? Mengapa waktu terus berjalan begitu saja tanpa memikirkan perasaan orang lain? Perasaanku. Semua hal yang kupercaya berbalik menentangku. Aku tidak tahu apa yang harus kupercayai.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido