Story cover for Agra by sonethrena
Agra
  • WpView
    Reads 1,180
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 1,180
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Mar 06, 2016
Apa pedulimu ketika aku menjerit kesakitan,meronta dalam dekap siksamu,menangisi perihnya luka darimu,menahan segala sesak didada karna dirimu,kau hanya diam menyaksikan jeritan kesakitanku seakan kau manusia tak mengerti apa apa dan seperti bayi yg tak berdosa.
Apa pedulimu ketika aku mengutarakan segala harap dan angan tentang kebersamaan,tentang indahnya mimpi jika tercapai bersama,serta menikmati kejutan dunia bersama.kau hnya menatapku tanpa ekspresi yg tercipta diwajahmu,dan memalingkan wajahmu dariku seakan apa yg aku bicarakan hanyalah sesuatu hal yg tidaklah penting dan tak perlu dibahas.kau tak memberiku jawaban dan kepastian.
bukan darah yang membuatku merasakan sakit tak tertahankan,bukan diskriminasi dan posisi yang membuatku frustasi hingga depresi.Tapi karna dirimu,dirimu yang tak pernah peduli padaku,mengabaikanku,dirimu yang membuatku merasakan perihnya luka hingga tak terobati,tangisku tak reda walau tlah kutahan,lukaku tak sembuh walau tlah ku obati,bahagiaku tercabut paksa walau ku coba tutupi dengan berbagai topeng.
pengorbanan waktu yg ku berikan tak berarti bagimu,kau bangun tembok besar disekitarmu hingga aku tak bisa lagi menembusnya,kilatan cinta yang dulu sering kau tunjukkan padaku tak lagi kulihat,hanya tatapan redup dan pengabaian akan cinta yg kau tunjukkan.
sikap sperti apa lagi yg harus aku tunjukkan untuk meluluhkanmu lagi,semuanya terasa sulit untukku merayumu bahkan jika kau ingin aku mengemis didepanmu pun akan aku lakukan,asal kau kembali dengan cinta..sejuta origami berisikan harap tentang cintamu akan kubuat,lonceng harapan akan aku bunyikan setiap detik agar segala harapanku tentang dirimu terkabul.
All Rights Reserved
Sign up to add Agra to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] by tiaxyl
28 parts Ongoing Mature
"Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
save me by SarahMaulida2
13 parts Ongoing
alesa azkiya sanari gadis dingin yang penuh cerita iya memiliki kekasih bernama Ghazala kemal Graham Hidupnya yang penuh luka dan gelap nyaris berwarna semenjak kemal masuk dalam hidup nya Namun tak seindah itu Banyak kejadian yang di luar dugaan nya Bukan hanya percintaan nya, bahkan harga dirinya nyaris hancur "Seperti berjalan di atas bara api, sambil tersenyum" ungkapan yang pas Kiya tetap berusaha hidup meskipun ia merasa tak layak hidup Cukup kejam dunia menghukum nya "Gue tidak ingin hidup seperti ini" ucap kiya Harta jadi penentu, jabatan jadi ukuran, penampilan jadi penilaian "Tanpa uang orang di dunia ini tak akan hidup" kata-kata yang pas untuk zaman sekarang Remaja-remaja jaman sekarang harus berjuang untuk membeli dunia yang di katakan oleh orang tua bahwa dunia itu tempat paling indah dan bahagia Semua di perhitungkan, semua di berikan batasan nya tanpa peduli orang itu kaya atau miskin Terkadang yang paling menakutkan adalah manusia itu sendiri sikap serakah membuat nya murka di lahap dengan nafsu "Didalam hidup jangan pernah mengeluh rasakan saja sakitnya, dia akan sembuh sendiri" Kiya "Minta maaf adalah cara tepat untuk memperbaiki semuanya,namun tidak semua masalah selesai dengan kata maaf" kemal "Apa yg sudah gue suka harus gue dapat, meskipun Harus bertaruh nyawa" Kevin "Mengikhlaskan adalah cara terbaik dalam mencintai walaupun sulit" Rafi "Mencintai sendiri itu tidak menyenangkan, dan menjadi anak broken home bukan lah takdir yang tepat" Hafizah "Kesalahan ku begitu besar hingga aku tak pantas hidup" tulip "Menerima kenyataan dan mengakui kesalahan itu adalah hal paling sulit" Bayu "Berada di posisi seperti ini sangat menyakitkan salah satu pasti akan terluka" Reza Mampir dulu di cerita gue Untuk memahami arti dunia Untuk memahami apa itu cinta Untuk belajar menerima kenyataan Dunia itu sifatnya kejam semua yg pahit terjadi Happy reading Semoga kalian suka
You may also like
Slide 1 of 10
MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU cover
ALISHA (end) cover
• EUTANASIA • cover
Teruntuk kamu, Septemberku ♥ cover
seribu tanya tak terjawab cover
TAK BERSAMBUT cover
CARAKU MENINGGALKANMU cover
Hanya Rindu Dan Trauma cover
Kiara and zaki's love journey [sedang revisi √ ] cover
save me cover

MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU

16 parts Complete

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.