Story cover for LAST MISSION  by libra16love
LAST MISSION
  • WpView
    Reads 1,346
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 31
  • WpView
    Reads 1,346
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 31
Ongoing, First published Mar 06, 2016
Bagaimana jika kehidupanmu berubah dari hidup yang sempurna dan tidak bercela justru berubah menjadi kehidupan yang penuh tantangan dan bahaya ? 

Itulah yang angel rasakan saat ini .. 

Kehidupan sempurna yang telah dirancang oleh orang tuanya berubah menjadi boomerang baginya dan justru berubah menjadi kehidupan penuh ancaman yang tak terduga 

Mencari sebuah kebenaran di antara kebohongan yang tak pernah terungkap sama seperti mencari jarum diantara tumpukan jerami 

Dapatkah angel menemukan kebahagiaan dan juga kebenaran tentang kehidupannya ? 

Hanya kalian yang bisa mencari tahu itu...


                                                  Xxxxxxxx
                                 
                                                  Libra16love 
 
                    THE LAST MISSION
Creative Commons (CC) Attribution
Sign up to add LAST MISSION to your library and receive updates
or
#148reallove
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Quant (On Going) cover
Love or Dare [Completed] cover
Let Me Go cover
Noda dalam Cinta cover
The Dark Side(END) cover
Action The Troublemaker cover
AKSA [SELESAI] cover
Sound Of Heart cover
Ms. Moody & Mr. Arogan[STILL ON PROGRESS] cover

Quant (On Going)

36 parts Ongoing

Pernahkah kau bertanya pada dirimu sendiri... "Apa hakikat kebenaran, jika setiap sudut pandang melahirkan kenyataan yang berbeda?" Pernahkah kau bertanya... "Seperti apa rasanya menjadi lebih dari orang lain, ketika dunia sendiri tak mampu menanggung beban kekuatan itu?" Pernahkah kau bertanya... "Adakah cinta sejati di dunia ini, ataukah ia hanya ilusi yang bertahan sepanjang waktu?" Ketika batas antara sains dan takdir memudar, kami menemukan bahwa dunia yang kami kenal hanyalah serpihan kecil dari kebenaran yang lebih besar - dan kami bukanlah sekadar anak-anak biasa. Di persimpangan waktu dan ruang, di mana kemungkinan bercabang tak terhingga, satu pertanyaan terakhir tersisa: Apakah manusia mengendalikan nasib, ataukah mereka hanya boneka dari hukum alam yang tak terjamah?