(Remaja, 17+)
Mungkin di seluruh "desa" di dunia ini, pernikahan dini umum terjadi. Jadi mereka tak pernah mempermasalahkan gadis muda berusia belasan tahun tengah memegangi perut buncitnya sembari menunggu suami mereka pulang dari berladang.
Dan inilah yang terjadi pada Hazela Octavero, atau Elaine Michela Hawkins. Gadis polos yang masih berusia 16 tahun itu tengah hamil muda, tanpa seorang suami. Ia tak mau mengatakan siapa ayah dari bayinya pada siapapun, termasuk Dave, kakak kepercayaannya.
Beruntungnya, Hazela memiliki keluarga yang sangat menyayangi dan mendukungnya dalam segala hal. Jadi, ia merasa tenang saja menjalani kehidupan rumitnya yang diapit dua keluarga. Apalagi saat bertemu dengan Edmund, pria tampan yang berhasil menjungkir balikkan hatinya seperti jet coaster. Semua orang setuju dengan hubungan itu, kecuali seseorang, Dave.
KISAH INI SUDAH TERSEDIA DALAM BENTUK CETAK DAN EBOOK
Disebut-sebut mendiang orang tuanya memiliki utang, Carissa harus bersedia menikahi seorang pemuda untuk melunasi utang tersebut.
Namun, Carissa merasakan kejanggalan dengan hidupnya yang berubah bagaikan Cinderella.
Pernikahannya dengan laki-laki bernama Eithar pun dipenuhi teka-teki. Laki-laki itu selayaknya es. Hatinya begitu keras dan tak tersentuh.
Di sisi Eithar, badai hati berkali-kali menghantam Carissa.
Terkadang Carissa lelah untuk memahami. Pernah terlintas di benaknya untuk menyerah dari pernikahan yang terjadi karena keterpaksaan itu.
Sanggupkah dia bertahan?
Atau memundurkan langkah adalah pilihannya?