She Was Lovelorn

She Was Lovelorn

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 7, 2016
Eve tidak pernah tahu jika hubungan mutualisme bisa saja tidak adil. "Kamu mencintaiku, dan kamu mendapatkan diriku. Lalu aku mendapatkan apa yang kumau." Namun akhirnya, Eve sadar bahwa hubungannya dengan Axel sama sekali tidak menguntungkan bagi dirinya. Eve ingin pergi sejauh mungkin. Di sebuah tempat sejauh Axel tak akan melihat Eve lagi. Sehingga Eve tidak akan lagi menemani Axel dengan botol-botol birnya dan pergi dini hari meninggalkan dirinya yang hanya terbalut selimut beludru. Eve ingin pergi. Eve ingin dilindungi. Tapi adakah seseorang yang akan menerimanya meski Eve sudah tak utuh lagi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oh, Rain Drop !
  • Querencia #31 Days Writing Challenge
  • Yes, That's Love
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Cinderella Man [TAMAT]
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • My Dandelion (End)
  • Love?
  • SKANDAL (TAMAT)

Kematian orang tua Emily membuatnya harus menjalani kehidupan dunia kejam ini seorang diri. Tanpa saudara, teman terdekat ataupun kekasih, baginya hidup tanpa mereka tidaklah penting. Emily hanya menggantungkan hidupnya pada orang tuanya tanpa memperdulikan bahwa ajal bisa kapan saja datang menjemput. Jika sudah begini bisa apa dirinya? Hingga seseorang datang sebagai penawar rasa sakit dan kesepian yang dialaminya, menyadarkan padanya bahwa hidup terus berjalan dan akan baik baik saja tanpa adanya orang tua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines