Noir et Blanc

Noir et Blanc

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 8, 2016
Daffa Ia terduduk di sebuah kursi di ujung kelas. Tertidur lebih tepatnya. Sebagian wajahnya tertutupi topi yang melorot hingga jidatnya. Dengkuran halusnya teredam oleh suara Bu Tris yang kini tengah mengoceh tentang Perkembangan Budaya. Tidak seorang pun peduli dengan perilakunya. Dengan kepala menunduk dan kedua tangannya yang dilipat didepan dada. Seragamnya yang dipenuhi noda tanah akibat permainan sepak bola saat istirahat tadi, terbalut jaket hitam yang juga tak kalah lusuhnya. Sosoknya memang tidak terlihat jelas karena penerangan yang seadanya. Namun, itu tidak menghentikan tatapan Bu Tris untuk menangkap kedua kakinya yang singgah diatas meja. "PUTRA ARDAFFA!" Alvin Kursi tua itu nangkring di tengah ruangan kelas, kosong. Hanya sebuah tas berwarna merah muda termenung di atasnya. Di atas meja, sebuah buku catatan terbuka. Catatan yang dipenuhi guratan cakar ayam, yang tidak bisa dipercaya bahwa itu tulisan cewek SMA. Seisi kelas itu sudah tidak asing lagi dengan pemandangan seusai istirahat ini. Namun tidak dengan Bu Suci, yang baru saja mendapat perpindahan jadwal mengajar. "Mana Alvina?" tanyanya. Tanpa aba-aba ataupun komando, seisi kelas menjawab serempak, "Di kantin Bu,"
All Rights Reserved
#91
girlfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Fractured Cheerfulness (On Going)
  • ALNI
  • Coldgirl And Badboy [Completed]
  • Dear.  Pak DIMAS ( Selesai )
  • Adella, Love You! ✔

"Demi apa gw terlambat lagi dan mana kagak bisa bolos aarrgghh!!!."~kata ara. Yang kesal karna pintu gerbang sekolah telah di tutup rapat yap anak perempuan itu siswi dari sekolah SMA GENTARA yang memilik'sifat bad girl di sekolah,, tetapi se nakal-nakal dia tidak pernah memasuk'i tempat bar atau meninum alkhol ''STOPP!!!jan di buka gerbang nya pak."kata seseorang dari arah belakang satpam. "Lu apa sih bapak nya udah mau buka in gerbang juga lukan ketos mending sono noh bantu in osis lain kalau gak ada kerjaan."kata ara. Yap yang tadi teriak itu sang ketos yang di panggil sebutan manusia kutub karna irit kata kata dan disiplin kalau di bilang emang arka dan ara tidak pernah akur saat bertemu selalu masing masing menatap sinis dan yang paling berani menatap sang ketos ya cuma ara dan mereka berdua sangat pintar masing masing dari mereka selalu mengikuti olimpiade,, cocok bukan tapi entah lah mereka berjodoh atau tidak,, hanya author yang bisa membuat alur nya gimana Simak terus ya cerita nya oke insyallah bisa membuat kalian terhibur ya,, dan jangan lupa sehabis baca langsung vote ya vote gratis kok gak bayar okeh. Byyy

More details
WpActionLinkContent Guidelines