Senja
  • WpView
    Reads 111
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Wed, Mar 9, 2016
 Hidup Ini Seperti Sebuah Buku ::  Cover depan = tanggal lahir Cover belakang = tanggal kematian. Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan. Ada buku yang tebal, ada buku yang tipis. Ada buku yang menarik dibaca, ada yang sama sekali tidak menarik. Sekali tertulis, tidak akan pernah bisa di'edit' lagi. Tapi hebatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yang putih bersih, baru dan tiada cacat. Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin, Tuhan selalu menyediakan hari yang baru untuk kita. Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya. Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkanNYA. Terima kasih Tuhan untuk hari yang baru ini.. Syukuri hari ini.... dan isilah halaman buku kehidupanmu dengann ha-hal yang baik semata. Dan, jangan pernah lupa, untuk s
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akhir Penantian Diujung Senja
  • Anak DESA ✔
  • Self Injury's(complete)✔
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Tahajjud Cinta [END]
  • Senja Yang Terlukis Di Doamu [ON GOING]
  • Forced Couple
  • LINE OF DESTINY
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)

Novel ini hanya berisi curhatan & sejarah hidupku. Selama ini aku selalu berbangga memiliki ingatan yang kuat, tetapi memasuki usia dewasa, aku mulai sadar ingatan ini mulai memudar. Seakan ingin lenyap, menjauh pergi, demi tunas memori baru. Oleh karena itu, sebelum ingatan ini benar-benar hilang, aku ingin mencurahkannya disini dengan harapan aku bisa membacanya lagi suatu hari nanti. Aku berharap novel ini bisa menjadi pelajaran, tentang bagaimana hebatnya Allah mengatur jalan takdir setiap hamba, bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik. Mungkin hari ini kita menangis meratapi nasib, tapi kemudian setelah waktu berlalu, Allah akan tunjukan alasan mengapa harapan itu bukanlah yang terbaik. Novel ini kupersembahkan untuk diriku sendiri, keluarga dan semua teman yang namanya tertulis didalamnya. Aku sangat mengapresiasi dan berterimakasih jika kalian berkenan mengizinkan nama asli kalian tertulis, agar para pembaca bisa mengkonfirmasi ke kalian akan kebenaran dari perjalanan hidup yang kutuang ini. Siapapun yang ingin mengembangkan pengalaman dalam novel ini, aku tidak keberatan justru aku sangat berterimakasih karena bagaimanapun aku belum punya pengalaman menghasilkan maha-karya. Mungkin sejarah hidupku tak seindah drama yang memiliki akhir bahagia & plot twist yang mengugah selera, terimakasih telah membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines