Ferin adalah seorang gadis SMA yang sangat merasa minder dengan dirinya sendiri. Bagaimana tidak? Dalam keluarganya dia satu-satunya yang terlihat seperti itik buruk rupa karena dia merupakan anak adopsi. Dia hanya memiliki kemampuan bermain biolanya untuk mengekspresikan suara hati dan jiwanya. Layaknya kisah SMA pada umumnya Ferin merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya terhadap seniornya yang merupakan ketua ekskul Taekwondo di sekolahnya. Bagaimana Ferin harus menyikapi perasaannya itu? Dia tidak secantik siswi-siswi lain yang juga jatuh hati kepada seniornya yang bernama Rei itu. Dia juga bukan anak gaul yang mempunyai banyak teman di SMAnya. Namun Ferin tidak bisa menyimpan perasaannya ini lebih lama lagi, ia tidak bisa terus menerus hanya memandang Rei dari jauh dan menahan perasaan cintanya yang semakin lama semakin menggebu-gebu. Ia harus berupaya agar bisa memenangkan Rei dan menjadi perempuan yang lebih berani lagi mengekspresikan dirinya.
Mai multe detalii