Story cover for Enough by feldadwilucya
Enough
  • WpView
    Reads 534
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 534
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Mar 08, 2016
"Buat apa gue ngertiin semua ini tapi gaada yang ngerti gue"
	"Bagian yang mana yang gue gangerti?! Gue yang dirugiin disini"
"Lo gaperlu menanti yang lain mengerti. Karna lo punya gue"
 "Cari yang pasti aja. Lo punya orang lain yang bisa ngerti lo.."
	"Cinta itu rumit. Kalau lo gakuat kisahnya bisa kaya mereka berempat. Membingungkan, memusingkan, dan gak seharusnya mereka merasa gitu kalau mereka siap."
	"Seakan bisa melakukan apapun karna cinta. Inget, kalian ga makan cinta. Lakuin hal berguna untuk pasangan kalian. Mencari ga se bercanda itu. Menunggu juga ga se asik itu."
	"Cinta itu mudah. Lo aja yang bikin segalanya menjadi rumit"
	"Gausah banyak bacot. Yang penting prakteknya."
	"Teori mah gampang. Prakteknya tuh susah"
	"Prakteknya gampang kok, tapi lo aja yang terlalu berlebihan. Kalo lo bisa tampil beda, semuanya bakal jadi beda. That's better"  

Hope you enjoy my first work, guys!☺️
All Rights Reserved
Sign up to add Enough to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
GOOD STORY LOVE by ZeroSeven5
11 parts Complete
tokoh utama di cerita ini bernama boy merupakan anak gengs yg mempunyai wilayah kekuasaan yg paling luas di asia. dia gengster yg sangat ditakuti dgn semua persenjataan dan kemampuan gengnya yg luar biasa. Kembali ke blok, sirli sekarang mulai bisa berjalan dia tidak memerlukan suster lagi, untuk pengobatan kepalanya bisa dilakukan sendiri tapi dia masih minum obat. Pagi itu sirli bangun terus ke kamar boy di lantai atas. Sirli "(mengetuk pintu kamar boy) tok tok. Yang? Boy? Boy?" Boy "(masih tidur didalam selimut)" Sirli "boy! Boy!" Boy "emm, bentar (bangun membuka pintu) kenapa yang (menyandar di pintu) kok enggak masuk aj pintunya enggak ku kunci" Sirli "heheh, gak mau asal masuk aj, disini warung dimana yang" Boy "warung? Emang kamu mau beli apa?" Sirli "ada, aku mau beli sesuatu" Boy " iya sesuatunya itu apa (masuk ke kamarnya sirli juga ikut masuk duduk di sofa) Sirli "dimana bilang aj tempatnya dimana" Boy "(mencuci wajah di kamar mandinya) nanti kita ke luar kalau kamu mau ke warung" Sirli "emang di sini enggak ada ya" Boy "ada si, tapi nanti aku mau ngurus sesuatu di luar blok sekalian ngajak kamu jalan2, pasti bosankan di rumah terus" Sirli "ya, beli disini aj kalau gitu. Aku perlu sekarang. Nanti lah kita jalan2nya." Boy "ya aku mandi dulu ya" Sirli "enggak usah mandi aku butuhnya sekarang" Boy "apa si, emang mau beli apa, sampai harus secepatnya" Sirli "biasa cewek" Boy "kenapa emangnya" Sirli "ah kamu ma nyebelin (keluar dari kamar boy)" Boy "iya iya aku antar, jangan marah gitu dong (mengejar sirli)" Sirli "kamu tu susah banget kalau di ajak baik2, merajuk dulu baru mau" Boy "iya, maaf bentar aku ambil kunci mobil dulu" Sirli " aku tunggu di bawah" Boy turun ke bawah menghampiri sirli Boy "ayo, katanya mau ke warung" Sirli "ayok, udah dari tadi juga ditunggu, lama banget" Boy "kamu kenapa si marah terus" Apa yg akan terjadi selanjutnya, kuy join.
SPOILEDBOY by eggazahra
22 parts Complete
👋👋👋👋👋 ⚠️ Cerita ini mengandung alur yang tidak jelas dan banyak kata kata kasar yang berserakan seperti sampah ⚠️ Alur cerita hanya sekedar haluan author yang sangat tidak jelas ✍️ 👌👌👌✌️🤞✌️🤞👌👌 Tanya ean " lu pulang sama siapa " Jawab aletta " kepo banget si Lo " Ucap ean " pulang sendirian ya, motor lu mana " Jawab aletta kepo banget si Lo " Pulang bareng gua " " gak akan " " Di bandingkan jalan kaki lu, labuh baik ikut bareng gua " " Lu pikir gua se miskin itu sampai sampai pulang jalan kaki " " Cepet naik " " Gak " " Cepet " " Gak " " Cepet " " Gak usah maksa " " Naik gak " " Dasar cowok aneh, udah aneh pemaksa lagi " " Terserah gua " " Cepat naik " " Gak usah maksa kalau gak mau ya gak mau " " Kalau gua maunya maksa gimana, udah gak usah banyak ngomong ceper naik, di kasih tumpangan gratis juga, di sini banyak Lo yang mau di anterin pulang sama gua " " Yaudah sana sama orang yang mau pulang sama Lo aja, gua gak mau pulang sama lo " " Gua maunya Lo " " Tapi guanya gak mau " " Cepet naik susah banget sih nih cewe " " Cepet naik pulang bareng gua atau mau gua tabrak Lo dari belakang " " Dasar cowo kasar, udah kasar jelek lagi " " Terserah Lo mau Lo anggap gua jelek atau pun apa terserah " Intinya gua mau pulang bareng Lo Nih orang keknya gila deh, aneh banget jirr. Iya gua gila karena Lo. Dih anjirr dia denger lagi Dih kagak jelas lu Ya kan yang jelas cuma cinta gua ke Lo Nih cowo makin aneh aja. Udah jangan banyak bacot cepet naik, udah telat nih, gua harus kumpul sama teman teman gua. Aletta pun males kalau perdebatan yang tidak jelas ini makin panjang dan akhirnya Aletta memutuskan untuk..... Akhirnya aletta pun naik juga tuh ke motor.
RAKAALENA by Samirah143
7 parts Complete
kisah pemuda yang di jodohkan oleh orang tua karena persahabatan orang tuanya dari kecil,,dan anaknya lah sebagai perjanjian mereka........ gimana tidak kaget ketika mereka dimintai untuk menikah secepat mungkin, sedangkan mereka masih kuliah. "Beliin gue pembalut dong, pembalut gue habis"! Seru Lena "Ogah males, beli sendiri sana" "Ih, ini anak satu di suruh malah nyuruh balik" "Kenapa ngga suka" "Nggak" "Yaudah sana beli sendiri" "Beliin dong gue kan nyuruh Lo" "Nggak!!!" "Gue bilangin mamah kalo Lo ngga mau bantuin gue" "Hah,,,enak aja kalo ngomong biar gue di marahin sama nyokap bokap gue juga" "Ya Lo di suruh aja ngga mau" "Kan yang butuh Lo bukan gue, punya kaki kan? Punya tangan kan? Yaudah beli sendiri gampang kan" "RAKA.....!!!!!!" "Apa bawell" "Di suruh beliin kok susah banget" "Biarin wleee" "Kalo bocor Lo yang bersihin" "Amit amit amit amit" "Ya makanya buruan" "Nggak" Mah Raka ngga mau bantuin Lena, mah masa lena suruh sendiri, Ucap nya sembari menggenggam handphone di telinga nya. "Ngga mah Lena bohong ngga gitu kok sebenarnya" "Bohongan Raka makanya kalo Lo ngga mau gue bilangin mamah, yaudah beliin sana" "Jadi gini ya punya istri satu yang lagi PMS, bikin pusing aja" "Kalo punya istri satu bikin kamu pusing nambah lagi juga ngga papa" "Kalo ngomong itu di jaga mulut nya, ntar di kira gue ngga tanggung jawab" "Ya makanya itu sebagai suami gue Lo harus nurut, beliin pembalut Sekarang juga" .... "Perut gue daha sakit Raka" rengek nya "Yaudah sini ah gue beliin, bawell rese amat" Dan Raka pun beranjak dari sofa di kamarnya "Nah gitu dong baru suami gue" "YA" "Makasih banget Raka kamu dah baik sama aku" "Jadi gitu ya manis kalo ada mau nya aja" "Hehe" *****
Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia] by shazzy1612
48 parts Complete Mature
DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing. Prolog Pertama kali Ling bertemu Orm, usianya enam tahun. Ia bersembunyi di balik kaki ibunya di sebuah kafe yang ramai, penuh dengan aroma kopi segar yang menyelimuti udara. Itu adalah tempat favorit orang tuanya, meski Ling sendiri jarang memperhatikannya-hingga hari itu tiba. Orm, seorang gadis kecil dengan celemek yang kebesaran, berdiri di belakang meja kasir dengan bertumpu pada ujung jari kakinya, menyusun paket gula dengan penuh konsentrasi. Ia mendongak, menatap mata Ling, lalu tersenyum lebar. "Mau bantu?" tanya Orm, sambil menyodorkan satu paket gula. Ling ragu. Ia belum pernah diajak melakukan hal yang begitu biasa sebelumnya. Tapi nada hangat dalam suara Orm terasa berbeda dari sapaan sopan yang biasa ia dengar. Sejak saat itu, Ling dan Orm tak terpisahkan. Perbedaan di antara mereka tak pernah menjadi masalah. Ling dengan gaun desainer dan mobil antar-jemputnya, sementara Orm dengan pakaian sederhana, selalu beraroma kopi dan roti panggang hangat. Mereka membangun dunia mereka sendiri di dalam kafe kecil itu, berbagi rahasia, impian, dan tawa. Tapi ada hal-hal yang tak pernah terucap. Orm tak pernah memberitahu bahwa jantungnya selalu berdegup kencang setiap kali Ling tersenyum padanya. Dan Ling? Ia tidak menyadari apa pun. Ia percaya bahwa takkan ada yang berubah di antara mereka. Hingga hari saat ia jatuh cinta pada orang lain.
Dua Jejak (novel teaser) by fairywoodpaperink
6 parts Complete
Katanya, kadang untuk beranjak dan melanjutkan kehidupan perlu dibantu oleh orang lain... "Aku ngerti, dia berarti banget buat kamu dan kamu nggak bisa dapetin dia, aku tahu. Makanya kamu pilih aku. Waktu kamu ajak aku jalan, aku tahu aku bukan pilihan pertama kamu. Aku udah siap dengan semua konsekuensi itu..." ...Dan menjadi realistis katanya adalah pilihan yang tepat, "Terima kasih sudah menjaga aku tetap waras..." Tapi bukankah, kebahagiaan seharusnya kita yang ciptakan sendiri? "Kinan ingin berterima kasih pada mereka dengan cara berhenti bersedih dan mulai belajar menjadi bahagia tanpa bertumpu dengan orang lain.Kinan tahu ini mungkin nggak masuk akal buat sebagian orang. Tapi Kinan yang paling tahu diri Kinan sendiri. Kapan Kinan harus lari, kapan Kinan harus berhenti." Dan menjadi realistis itu tetap harus jujur dengan perasaan kita sendiri bukan? "Gue pengen memiliki lo bukan karena berkompetisi dengan siapapun. Bukan juga karena gue butuh seseorang di samping gue. Bukan pengen punya seseorang yang bisa gue pamerin ke orang-orang. Jadi jelasin sebelah mananya gue anggap lo barang? Menurut lo selama ini gue ngapain? Apa lo nggak sadar sama sekali?Does he love you better than I do?" Ini adalah bagian akhir dari kisah klasik di antara empat orang yang harus mengurai benang kusut di antara mereka. Karena setiap orang punya ruang khusus untuk untuk seseorang yang sulit untuk digantikan oleh orang lain.Mereka mengukirnya sedemikian rupa hingga tak ada senyawa apapun yang mampu menghapusnya begitu saja.
You may also like
Slide 1 of 10
GOOD STORY LOVE cover
 The Secret Of Love(lingorm) cover
Silent, Please! (Re-up) cover
Komedi cinta [Tahap Revisi] cover
SPOILEDBOY cover
RAKAALENA cover
Eyes That Never Looked Back I LingOrm [Bahasa Indonesia] cover
AURA !!! (Ormling x lingorm) cover
Dua Jejak (novel teaser) cover
HE IS MY MINE! cover

GOOD STORY LOVE

11 parts Complete

tokoh utama di cerita ini bernama boy merupakan anak gengs yg mempunyai wilayah kekuasaan yg paling luas di asia. dia gengster yg sangat ditakuti dgn semua persenjataan dan kemampuan gengnya yg luar biasa. Kembali ke blok, sirli sekarang mulai bisa berjalan dia tidak memerlukan suster lagi, untuk pengobatan kepalanya bisa dilakukan sendiri tapi dia masih minum obat. Pagi itu sirli bangun terus ke kamar boy di lantai atas. Sirli "(mengetuk pintu kamar boy) tok tok. Yang? Boy? Boy?" Boy "(masih tidur didalam selimut)" Sirli "boy! Boy!" Boy "emm, bentar (bangun membuka pintu) kenapa yang (menyandar di pintu) kok enggak masuk aj pintunya enggak ku kunci" Sirli "heheh, gak mau asal masuk aj, disini warung dimana yang" Boy "warung? Emang kamu mau beli apa?" Sirli "ada, aku mau beli sesuatu" Boy " iya sesuatunya itu apa (masuk ke kamarnya sirli juga ikut masuk duduk di sofa) Sirli "dimana bilang aj tempatnya dimana" Boy "(mencuci wajah di kamar mandinya) nanti kita ke luar kalau kamu mau ke warung" Sirli "emang di sini enggak ada ya" Boy "ada si, tapi nanti aku mau ngurus sesuatu di luar blok sekalian ngajak kamu jalan2, pasti bosankan di rumah terus" Sirli "ya, beli disini aj kalau gitu. Aku perlu sekarang. Nanti lah kita jalan2nya." Boy "ya aku mandi dulu ya" Sirli "enggak usah mandi aku butuhnya sekarang" Boy "apa si, emang mau beli apa, sampai harus secepatnya" Sirli "biasa cewek" Boy "kenapa emangnya" Sirli "ah kamu ma nyebelin (keluar dari kamar boy)" Boy "iya iya aku antar, jangan marah gitu dong (mengejar sirli)" Sirli "kamu tu susah banget kalau di ajak baik2, merajuk dulu baru mau" Boy "iya, maaf bentar aku ambil kunci mobil dulu" Sirli " aku tunggu di bawah" Boy turun ke bawah menghampiri sirli Boy "ayo, katanya mau ke warung" Sirli "ayok, udah dari tadi juga ditunggu, lama banget" Boy "kamu kenapa si marah terus" Apa yg akan terjadi selanjutnya, kuy join.