Enough
  • WpView
    Reads 534
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 25, 2017
"Buat apa gue ngertiin semua ini tapi gaada yang ngerti gue" "Bagian yang mana yang gue gangerti?! Gue yang dirugiin disini" "Lo gaperlu menanti yang lain mengerti. Karna lo punya gue" "Cari yang pasti aja. Lo punya orang lain yang bisa ngerti lo.." "Cinta itu rumit. Kalau lo gakuat kisahnya bisa kaya mereka berempat. Membingungkan, memusingkan, dan gak seharusnya mereka merasa gitu kalau mereka siap." "Seakan bisa melakukan apapun karna cinta. Inget, kalian ga makan cinta. Lakuin hal berguna untuk pasangan kalian. Mencari ga se bercanda itu. Menunggu juga ga se asik itu." "Cinta itu mudah. Lo aja yang bikin segalanya menjadi rumit" "Gausah banyak bacot. Yang penting prakteknya." "Teori mah gampang. Prakteknya tuh susah" "Prakteknya gampang kok, tapi lo aja yang terlalu berlebihan. Kalo lo bisa tampil beda, semuanya bakal jadi beda. That's better" Hope you enjoy my first work, guys!☺️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Jejak (novel teaser)
  • SPOILEDBOY
  • Marriage Contract(LingOrm) E-book
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • friendship dump
  • save me
  • Im Yours.
  • RAKAALENA
  • OBSESSED with your body(END)

Katanya, kadang untuk beranjak dan melanjutkan kehidupan perlu dibantu oleh orang lain... "Aku ngerti, dia berarti banget buat kamu dan kamu nggak bisa dapetin dia, aku tahu. Makanya kamu pilih aku. Waktu kamu ajak aku jalan, aku tahu aku bukan pilihan pertama kamu. Aku udah siap dengan semua konsekuensi itu..." ...Dan menjadi realistis katanya adalah pilihan yang tepat, "Terima kasih sudah menjaga aku tetap waras..." Tapi bukankah, kebahagiaan seharusnya kita yang ciptakan sendiri? "Kinan ingin berterima kasih pada mereka dengan cara berhenti bersedih dan mulai belajar menjadi bahagia tanpa bertumpu dengan orang lain.Kinan tahu ini mungkin nggak masuk akal buat sebagian orang. Tapi Kinan yang paling tahu diri Kinan sendiri. Kapan Kinan harus lari, kapan Kinan harus berhenti." Dan menjadi realistis itu tetap harus jujur dengan perasaan kita sendiri bukan? "Gue pengen memiliki lo bukan karena berkompetisi dengan siapapun. Bukan juga karena gue butuh seseorang di samping gue. Bukan pengen punya seseorang yang bisa gue pamerin ke orang-orang. Jadi jelasin sebelah mananya gue anggap lo barang? Menurut lo selama ini gue ngapain? Apa lo nggak sadar sama sekali?Does he love you better than I do?" Ini adalah bagian akhir dari kisah klasik di antara empat orang yang harus mengurai benang kusut di antara mereka. Karena setiap orang punya ruang khusus untuk untuk seseorang yang sulit untuk digantikan oleh orang lain.Mereka mengukirnya sedemikian rupa hingga tak ada senyawa apapun yang mampu menghapusnya begitu saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines