Stuck In Past Memories

Stuck In Past Memories

  • WpView
    Reads 284
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 13, 2016
Bermula dari pertemuan tak terduga. Hingga terjalinlah sebuah pertemanan biasa yang berujung pada rasa yang sama. Perbedaan penampilan, dan gaya hidup menyelimuti mereka. Vera Dwi Kharina, dan Marcel Paterson. Sebuah takdir menyedihkan menghampiri keduanya. Hingga mengharuskan kedua insan itu harus berpisah dalam jarak yang jauh dan waktu yang lama. Hingga memaksa mereka bersikap seakan tak saling mengenal. Akankah suatu saat nanti pertemanan mereka kembali seperti semula? -cover by @wishtobefairy-
All Rights Reserved
#101
stoppenindasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Path
  • About Time
  • A Secret Smile (TAMAT)
  • Destiny (TAMAT)
  • THE CLIMB [Completed]
  • The First, Not the Last
  • Boneka Ungkapan Sayang
  • HE IS MARCH
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines