My Personal Angel

My Personal Angel

  • WpView
    LECTURAS 1,468
  • WpVote
    Votos 149
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, mar 8, 2016
Seorang gadis yang awalnya memiliki segalanya, popularitas, kecantikan, kekayaan dan cinta semua orang (atau setidaknya itulah yang dipikirkannya) mendadak kehilangan semuanya saat sebuah kecelakaan tragis membuatnya terbaring koma. Berada di antara hidup dan mati, membuatnya menyadari bahwa semua hal yang berada di sekitarnya tak lain hanyalah sebuah kepalsuan. Walau sebenarnya belum saatnya baginya untuk mati, tapi dia tidak memiliki keberanian untuk kembali terbangun dan kembali menjalani hidupnya lagi. Hingga suatu hari dia bertemu dengan seorang pria muda berwajah tampan dengan mata biru dan rambutnya yang pirang keemasan, gadis itu mulai mengerti apa arti sebuah kehidupan. Pria itu berpesan padanya untuk menjalani kehidupan ini dengan baik dan menebarkan cinta pada semua orang. Siapakah sebenarnya pria itu? Benarkah dia seorang Malaikat? Dan bagaimana jika seandainya mereka kembali bertemu di dunia? Apakah pria itu akan mengingat pertemuan mereka sebelumnya? Note : Sebelumnya pernah diposting di "Gramedia Writing Project Batch 2" tahun 2014 dengan judul yang sama =)
Todos los derechos reservados
#616
angel
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Paradoks Rasa
  • Samael: Love Beyond Death✔️
  • Hell Predator ✔️
  • Iyrin : Di Balik Sayap dan Bisikan (HIATUS)
  • LILY & The DEMON PRINCE ✔️[diterbitkan]
  • Vamp Prisioner
  • My Cold Vampire (END)
  • Pangeran Kegelapan

Lucifer tuh tipe cowok yang kayak punya semua hal-good looking, karisma ngalir, dan gampang banget bikin orang jatuh. Tapi masalahnya, dia nggak pernah puas. Udah punya A, pengen B. Udah dapet B, ngincer C. Selalu pengen yang lebih gede, lebih keren, lebih wow. Terus muncullah Cassia. Cewek yang literally nggak ngaruh sama pesonanya. Nggak meleleh, nggak tertarik, malah santai aja. Buat Lucifer, ini jelas challenge. Dia harus "menang." Dan pas dia berhasil? Eh, malah bosen. Sampai suatu waktu, dia ngeh... Cassia beda. Dia bukan cewek random yang gampang di-play. Mulai deh Lucifer nyadar dia salah. Dia mau balik. Tapi sayangnya, Cassia udah fly away-bebas, mandiri, nggak butuh siapapun. Nggak nyari pengakuan, nggak butuh pujian. Dan Lucifer? Cuma bisa liat dari jauh, ngerasa kehilangan, sambil mikir, "Oh sh*t... ternyata ini yang namanya cinta." Cuma ya... sadar pas udah telat itu nyesek. Cassia udah di level "high value woman" yang nggak bisa dia kejar. Sementara dia? Masih stuck di toxic game yang sama. Pure sad boy vibes.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido