Synesthesia

Synesthesia

  • WpView
    Membaca 3,747
  • WpVote
    Vote 237
  • WpPart
    Bab 20
WpMetadataReadLengkap Jum, Jul 1, 2016
WpInfo
Fiksi
Fiksi Ilmiah
Tidak seperti kalian, aku bukanlah manusia yang terlahir dari rahim ibu. Tentu saja, aku tidak pernah mempermasalahkannya. Aku diciptakan oleh seorang peneliti hebat dan jenius, serta dibesarkan dan dijaga baik-baik oleh anak laki-laki beliau. Nama panggilan cowok gagah berambut jabrik tersebut Angga, dan ia sudah seperti kakakku sendiri. Walaupun bumi sudah hampir hancur karena ulah seorang berengsek, dan kami sudah mati-matian berjuang untuk menyelamatkannya dari kiamat, Angga tetap protektif dan memelukku saat ketakutan karena kemampuanku sendiri. Betul-betul seperti kakak kandung, bukan? Orang-orang ahli menyebut kemampuanku sebagai Synesthesia, sebuah proses dalam syaraf-syaraf otak. Jadi, perbedaanku dengan kalian hanyalah proses kelahiran dan sebuah kemampuan lebih untuk merasakan huruf, melihat warna dari sebuah tekstur, dan mencicipi bunyi. Tapi sesuai namaku, Amora, aku tetap bisa merasakan cinta kok. highest rank: #47 (23 Maret 2017)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#5
gamaberburunaskah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • HSM 1: OLYMPIADS [END]
  • [BL] The Most Beautiful Destiny
  • Tomboyish Girl [Proses Penerbitan]
  • Heart & Vein END
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • SALSA'S STORIES (Selesai)
  • Megane-kun [Midorima Shintarou x reader]
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Transmigrasi Seksi Bumil
  • Antara aku dan dunia

Olimpiade Sains Nasional. Sebuah uji kompetensi seluruh siswa dan siswi Indonesia. Namun, tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, banyak kisah cinta yang terajut. Jati diri mereka terbentuk. Semua yang terlihat nyata terasa palsu. Perubahan sistem pelaksanaannya membuat mereka menemukan siapa mereka. Seiring berjalannya waktu, karantina yang hanya 2 minggu, mampu mengubah serpihan-serpihan kehidupan mereka. Di sinilah kita. Bersama mereka yang terus membangun mimpi mereka dengan tekad yang kuat. Keegoisan masa muda benar-benar terlihat nyata. Namun, apakah mereka mampu menemukan jati diri mereka? Atau malah hilang terbawa arus yang tak terbendung? Dan Mampukah mereka menggenggam erat tali pertemanan? Atau malah terkikis oleh rasa ego yang menggelora? Ini kisah mereka. Kusuguhkan khusus hanya untukmu. Credit cover by @remahan_bidadari ©copyright story by Dreamweavergirl

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan