Shortcoming That Your Beauty

Shortcoming That Your Beauty

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 9, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Prologue ''Aku menyukainya,.sungguh aku menyukainyainya'' kata yang berulang ulang kali terucap dari mulutnya.ia adalah seorang Mahasiswa di Universitas Padjajaran Bandung ia bernama Farabi Russel atau yang akrab dipanggil Ras.wanita yang pertama kali dilihatnya sungguh memiliki akhlak yang sangat indah sampai sampai membuatnya sangat terpesona dengan akhlaknya. *** *** *** "Ras kamu itu cowo favorit dikampus,masa kamu suka sama muka burak sih! cewek banyak yang canci kali disini heh*senyum meledek"Cibiran dan Hinaan pun diucapkan oleh teman - temannya,tetapi hinaan itu ia hadapi dengan sabar dan tabah.ia tidak terlalu menanggapi hinaan dari teman-temannya "karena cinta itu tidak pernah memandang apapun bro!"ujarnya ketika teman temannya menghinanya. - Hai wattyy!!ini masi prolog nanti aku lanjut ke ceritanya yaa,tapi nanti okee..maaf kalo ceritanya anehh makasih.. @divasabillaa
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Marriage
  • My Duchess / End
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Farel Dan Bella
  • Converge With You [On Going]
  • 180° [END]
  • PURPLE [END]
  • cinta dingin sang ketos

Ambar dan Romi membuat kesepakatan untuk menerima perjodohan mereka. Demi bisa hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, mereka menikah, tapi sepakat untuk melanjutkan hidup masing-masing. "Mending gitu sih emang. Mana tahu kalau tinggal berdua gue khilaf ngapa-ngapain lo ye kan," kata Ambar, "gue mesum soalnya," tambah wanita itu, sambil mengedipkan sebelah mata. "Gila," gumam Romi. Tak acuh, ia kembali berjalan. ______ Sayangnya, tragedi "bayar listrik" memaksa mereka untuk tinggal serumah. Satu rumah hanya berdua, tapi gaduhnya bisa luar biasa cuma karena kecoak atau celengan pecah. Niat hati ingin hidup tenang tanpa campur tangan orang tua, ternyata tidak semulus itu, Esmeralda. "Gila lo, Mbar." "Awas lo ya, Rom ...." "Mau ngapain?" potong Romi, tak gentar. "Mau gue perkosa." "Gue buntingin lo kalau berani perkosa gue," balas Romi justru menantang. "Buntingin sini kalau berani!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines