My Secret Admirer

My Secret Admirer

  • WpView
    Reads 298
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 2, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Hanya mengamati saja selebihnya tak pernah saling sapa Dia mengetahui kehadiranku?? Haha jangan bercanda... Bahkan hanya sekedar tahu ku berada di dekatnya saja dia tak perduli Menyedihkan memang, tapi inilah aku Aku mencintainya... Tapi apa itu memang cinta atau hanya sekedar rasa kagum saja? Aku tak tahu... Tapi yang jelas aku memiliki rasa diantaranya -Langit- Dia sangat lucu, pembawaannya yang selalu ceria itu membuatku iri terkadang bagaimana bisa ada orang selucu dia haha Dan mengapa rasanya aku ingin selalu berada di dekatnya? Orang yang selalu mencintai kesendiriaan ini tiba2 seperti itu, konyol bukan? Huhhh... Sudahlah -Anonymous-
All Rights Reserved
#255
complicated
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You
  • Beautiful Sunset
  • Friend's Zone's
  • Cahaya Dirimu
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • DikaRanggi
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Again?
  • Tentang Rasaku
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]

Ada yang bilang disaat kita menunggu kita akan mendapat yang kita mau. Tapi apa itu adalah sebuah fakta atau hanya hal manis yang di ucapkan kepada anak-anak? Ada yang bilang disaat kita tersenyum maka hati kita akan tersenyum juga, tapi apa itu hanya nasihat tersirat yang di ucapkan untuk anak kecil? "INI SEMUA SALAH LO RISS! KALAU SAJA HATI LO ADA RASA EMPATI, DIA GAK AKAN PERGI!!" Terkadang kalimat yang di ucapkan oleh manusia lebih mematikan daripada tusukan pedang di jantung. Kalimat yang terus menerus menghantui hari hari ku membuat ku kehilangan diriku sendiri. Kalimat yang membuat diri ku yang dulu hangat menjadi dingin tanpa ada senyuman tulus yang terukir di wajah ku. Aku yang terkadang berharap jika diri ku yang harusnya mati lebih dulu daripada harus hidup dengan beban yang terkadang aku gak mampu menahan nya. Semenjak aku yang di tinggal pergi oleh orang tua ku. Aku yang kehilangan sahabat terbaik ku yang aku baru menyadari jika ternyata dia merupakan cinta pertama. Aku juga wanita yang kehilangan kakak yang sebenarnya masih bisa aku pertahankan. Karena kalimat tadi, aku membuang semua nya! Aku kehilangan semuanya termasuk diri ku sendiri! Aku gak tau siapa diri ku! Hingga pria itu datang. Dia menyebalkan! Aku membenci nya! Namun kenapa disaat aku menyukainya aku kembali di hadapkan rasa kehilangan yang menanti. Apa hidupku hanya selalu harus kehilangan? Jika aku boleh egois bisa kah aku bersama pria itu? Atau aku hanya akan mati tragis tanpa merasakan cinta apapun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines