My Secret Admirer

My Secret Admirer

  • WpView
    Reads 298
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 2, 2016
Hanya mengamati saja selebihnya tak pernah saling sapa Dia mengetahui kehadiranku?? Haha jangan bercanda... Bahkan hanya sekedar tahu ku berada di dekatnya saja dia tak perduli Menyedihkan memang, tapi inilah aku Aku mencintainya... Tapi apa itu memang cinta atau hanya sekedar rasa kagum saja? Aku tak tahu... Tapi yang jelas aku memiliki rasa diantaranya -Langit- Dia sangat lucu, pembawaannya yang selalu ceria itu membuatku iri terkadang bagaimana bisa ada orang selucu dia haha Dan mengapa rasanya aku ingin selalu berada di dekatnya? Orang yang selalu mencintai kesendiriaan ini tiba2 seperti itu, konyol bukan? Huhhh... Sudahlah -Anonymous-
All Rights Reserved
#204
hope
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beautiful Sunset
  • Aku Kamu Dan Dia
  • LINE OF DESTINY
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • Happier Than Ever [COMPLETED]
  • DikaRanggi
  • Di Balik Nama Zella
  • Marriage With Mr. Actor (The End)
  • Friend's Zone's

DISCLAIMER! (Cerita ini sudah terbit duluan di KaryaKarsa dengan status COMPLETED dan aku membuat works di sini dalam rangka promosi sahaja. ) Aku pernah jatuh cinta padanya, dulu. Tapi, dia adalah suami dan ayah yang baik. Keluarganya harmonis, kisah cintanya adalah legenda di kalangan mahasiswa. Sosoknya sangat kharismatik, aku bahkan yakin bukan satu - satunya wanita yang mencintainya meski tahu ia adalah pria beristri. Kusimpan perasaanku rapat - rapat, namun sial, Alex mengetahuinya. Bertahun - tahun aku terbelenggu dalam perasaan terlarang dan hanya pada Alex aku berani terang - terangan. Terang - terangan cemburu saat ia memberikan senyum hangat untuk perempuan lain, padahal aku bukan istrinya. terang - terangan ngambek ketika ia tidak peka akan maksudku, padahal memang aku bukan siapa - siapa selain mahasiswanya. Kemudian, kami berpisah. Jalan hidup membuat kami tidak pernah bertemu bahkan sekedar untuk berpapasan di jalan. Waktu pun membuatku beranjak dari perasaan senyap itu, aku berkencan dengan beberapa pria kecuali Alex. Tapi dia selalu jadi orang pertama dan terakhir yang selalu membersamaiku di setiap momen. Entah itu momen saat aku putus, galau bahkan kesepian. Alex selalu ada namun kami tidak bisa bersama. Tuhan memang satu, kami yang tidak sama. Aku menjadikan Alex sahabat terdekat meski tahu perasaannya untukku sangatlah gamblang terlihat. Hingga hidup membuatku harus memutuskan untuk menjauh darinya juga. Di sinilah lucunya, berpisah dengan Alex terasa asing namun aku justru kembali bertemu dengannya. Dia, pria kharismatik yang juga adalah suami dan ayah yang baik. Rasa yang dulu pernah ada itu kembali berdegup untuk nama yang sama. Sial, rupanya selama ini aku tidak pernah melupakannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines