LDR Berbalut Luka

LDR Berbalut Luka

  • WpView
    Reads 3,101
  • WpVote
    Votes 132
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 25, 2016
WpInfo
Fiction
Romance
Seketika tuhan menitipkan aku pangeran indah yang tuhan ciptakan untukku, namun kami harus dipisahkn oleh kota, aku di lampung dan ia di palembang. Kami menjalani hubungan sudah sekitar 2 tahun, kami hanya berjumpa dengan media sosial,vidio call,dan lain2.kami yang selalu tidak pernh ada masalah tapi seketika semua berubah,. Kami yang selalu terus2an banyak masalah bahkan suatu ketika kata kata yang tak pernh ku dengar dari mulutmya kini ku dengar. "Maafkan aku sayang aku disini telah menemukan wanita yang dapat menemaniku,bukan kita yang hanya say hay melalui medsos maafkan aku" Tuhan,mengapa kau titipkan aku pangeran indah, jika ia hanya meninggalkan luka dalam hidupku. Kini aku membiarkan ia bahagia bersama pilihannya. Baca kelanjutannya yahhh guyssss
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER (COMPLETE)
  • Antara Istiqlal & Katedral
  • [SEULGI x IRENE] Please~ ||END
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Y O U !
  • Have To Move'on
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • ABIAN HALA
  • kau bukan rumah

Aku selalu menatapmu dalam diamku, berharap kau sekali saja dapat berpaling kearahku.... Menantimu selama 17 tahun, membuatku mengorbankan setiap apa yang aku punya untukmu... Cintaku, cita-citaku, harapanku, hidupku... semuanya hanya untuk selalu dapat berada disisimu... Namun, saat aku berusaha menjadi orang egois, hanya untuk 3 bulan, kau selalu meneriaki aku dengan kata-kata kasarmu... Kumohon, hanya 3 bulan, tak lebih ! Tapi kau selalu tak peduli ! Aku sakit, bisakah kau temani aku, hanya sebentar saja?Ku mohon.... _oOo_ Tentang rasa yang bertepuk sebelah tangan, tentang harapan dan perjuangan... Bukan hanya soal cinta namun juga hidupnya... Penantian terbalasnya perasaan terpendam, yang tak pernah mampu dirinya ucapkan, bahkan sampai penantian panjang itu terhenti untuk selamanya. "Aku titipkan pesan itu pada Tuhan, untuk menjagamu, menghiburmu dalam sukarnya kisah kehidupan mu. Kali ini, kali ini saja, biarkan aku berbisik, pada satu detik terakhir nafasku, bahwa rasa ini akan selalu sama, I love you Damma."

More details
WpActionLinkContent Guidelines