Forced The Silent To Speaks
  • Reads 469
  • Votes 63
  • Parts 4
  • Reads 469
  • Votes 63
  • Parts 4
Ongoing, First published Mar 10, 2016
"Tidak ada harapan. Saat kau sudah masuk ke lubang neraka, tidak akan ada harapan."

Dunia diselimuti oleh kegelapan mencekam. Bertahan atau mati, segalanya tampak sama saja. Seorang gadis berumur 16 tahun terbangun di suatu bangunan dalam kegelapan total yang penuh dengan mayat. Tidak ada teknologi, tidak ada cahaya, tidak ada bintang dilangit.

Bukan hanya gedung itu saja yang diselimuti kegelapan total, seluruh kota tampaknya sama saja.

Lemuria--kota yang terletak diantara dua patahan bumi terimpit saat terjadi gempa. Membalik tanah menjadi langit, tidak ada cahaya sama sekali. Orang-orang yang selamat bukan lagi yang beruntung, tapi malah salah satu yang terjun ke lubang neraka.

Kejadian ini menguliti manusia dari sifat aslinya, berjuang menjadi menyerah, lebih baik mati daripada hidup. Dan Alexandra Areta sendirian berusaha bertahan hidup di dunia yang jungkir balik.

Tapi ada suatu harapan. Seseorang telah membuat keajaiban. Ketika kau bisa kembali ke masa lampau dan melupakan dunia tanpa langit, pilihan apa yang akan kau laksanakan?
All Rights Reserved
Sign up to add Forced The Silent To Speaks to your library and receive updates
or
#288travel
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Eccedentediast (On Going) cover
SECOND LIFE CEO cover
Sorry Mr. Husband (END) cover
Become Antagonis's Brother cover
Kenyataan yang Terungkap cover
Setelah terbaca dalam pikiran gadis lembut itu, dia menjadi favorit cover
Damian (The End)  cover
I want to be loved cover
TARIAN TAKDIR || AEVAI cover
Dia SAFARA (END) cover

Eccedentediast (On Going)

15 parts Ongoing

Makna "Rumah" bagi Dara merupakan kumpulan rasa takut yang akan selalu menyelimuti jiwanya. Tempat yang orang lain bilang adalah kehangatan dan kasih sayang rupanya sangat berbeda bagi Dara. Tekanan dan siksaan yang ia terima dari keluarganya telah membentuk rasa trauma yang begitu mendalam baginya. Tak ada yang bisa dilakukan oleh Dara selain menyembunyikan rasa lukanya dengan sikap manis dan lucu ketika ia harus memainkan peran sebagai anak kecil yang begitu bahagia dalam keluarganya. Ya, Bermain peran atas perintah orang yang ia sayangi.