Story cover for Another love by RoselaIftita8
Another love
  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Mar 10, 2016
PART 15 KEATAS PRIVATE 

bagaimana bisa ? 
Kini gevy berhadapan dengan sea meisha kayonna , wanita tercantik di sekolah . Gevy berada di depannya sambil bernyanyi dengan memegang bunga dan coklat di tangan nya , ia lalu membungkuk dan berkata "maukah kau menjadi kekasihku ? " sontak saja seluruh orang menjerit dan senang , kecuali Aku ! Seorang yang sangat ku cintai sejak lama telah mencintai orang lain , namun aku sadar aku bukan siapa siapa di sekolah ini bila di bandingkan dengan sea 
Mendengar itu , sea menjawab " ya , tentu saja !!! " aku hanya diam terpaku melihat semua orang berteriak senang lalu aku pulang bersama kedua sahabatku evelyn dan jeselyn Mereka tak tahu bahwa aku menyukai gevy karena tahu bahwa evelyn menyukai gevy 

Kini aku tak tahu harus berbuat apa ? Apakah aku hanya diam atau ... ?
All Rights Reserved
Sign up to add Another love to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Enemies in Flames  cover
KENTA (END) cover
My Beloved [BOYXBOY] cover
Stay With Me  cover
Love's illusion  cover
BAD GIRL cover
Diam Diam Nikah cover
TANTAN ; with you [ ON GOING ]  cover
Rasi Cinta Prisma 6 [Novelet]-END cover
Fanny cover

Enemies in Flames

56 parts Complete Mature

Enemies in Flames - dua musuh yang terjebak dalam permainan api perasaan. Dalam dunia yang penuh aturan, mereka adalah pengecualian. Arya Mohan Suryanandika adalah bad boy yang dikenal karena tatapan tajamnya, sikapnya yang dingin, dan keahliannya dalam membuat masalah. Baginya, hidup adalah tentang kesenangan dan kebebasan, tanpa peduli siapa yang ia sakiti dalam prosesnya. Aqeela Aza Calista, gadis yang juga jauh dari kata lembut dan manis. Ia berapi-api, keras kepala, dan lebih suka menyelesaikan masalahnya dengan pukulan daripada kata-kata. Tak ada satu pun orang yang berani macam-macam dengannya. Mereka berdua seperti dua magnet dengan kutub yang sama. Selalu bertolak belakang, selalu bentrok. Tapi siapa sangka, kebencian yang mereka pupuk begitu lama bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit? Sesuatu yang bahkan Aqeela sendiri berusaha keras untuk menolak.