Story cover for Love Olive by salsabilahrla
Love Olive
  • WpView
    LECTURAS 140
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 140
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado mar 10, 2016
Olivia tifan perempuan yang susah banget untuk jatuh cinta, susah untuk ditaklukan, karna menurut oliv semua pria pada akhirnya akan hanya berjuang diawal, jika sudah jenuh mereka akan dengan mudahnya mengucapkan kata putus

Begitupun bagi seorang daffa raditya, dirinya terlalu malas jika harus membahas tentang wainta menurutnya semua wanita itu sama didunia ini, mereka hanya melihat pasangan mereka secara fisik,material. Daffa itu bisa dibilang cowo yang dikejar kejar banyak kaum hawa namun daffa sama sekali tidak peduli

Namun bagi daffa oliv itu perempuan berbeda, menurutnya oliv itu lucu,unik,manis, dan apa adanya itulah yang membuat daffa  jatuh hati kepada oliv
Akankah daffa mampu menaklukan oliv? Meluluhkan hatinya?


"Jangan berlari agar dikejar, cinta tak sebercanda itu"
 -daffaraditya

"Biarkan lah aku berlari,aku hanya ingin tahu seberapa besar perjuanganmu untuk menggapaiku" -oliviatifan
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Love Olive a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#388perselingkuhan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 7
Not You Or Me But We (End) cover
Claret! || Fresha  cover
Dear.  Pak DIMAS ( Selesai ) cover
Senandung Dua Jiwa 2 cover
Dua Hati √ ( COMPLETED ) cover
Dearest cover
FRAGILE cover

Not You Or Me But We (End)

50 partes Concluida

[Completed] "Maaf kalau lo nggak suka saat gue buat keputusan sepihak kaya gini,maaf juga kalau sikap gue ke elo berlebihan.tapi disini posisi gue adalah pacar elo,jadi wajar kan kalau gue ngelakuin ini?" kay meneteskan air matanya ia tak kuasa menahan rasa panas yang ada di mata dan hatinya melihat kekasihnya pergi dengan wanita lain tanpa sepengetahuaannya. Dafa masih terdiam melihat gadisnya menitihkan air mata,tanpa berkata kata lagi dafa langsung menarik kay kedalam pelukannya. "Sorry,"bisik dafa lirih. Kay melepas peluksn hangat dafa,ia menatap mata pria itu dengan lekat. " kenapa semudah itu lo minta maaf?apakah se-enggak berarti itukah gue dihidup elo?gue capek,beri gue waktu buat mikir ulang tentang hubungan ini.bye."ucap kay untuk yang terakhir kalinya pada siang itu,air matanya terus mengalir tak tebendung. Ia tidak pernah tahu jika mencintai seseorang bisa sesakit ini rasanya.