THE AS VOICE

THE AS VOICE

  • WpView
    Reads 418
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 18, 2016
Penulis : Kevin kamagi The As Voice atau biasa disebut TAV, kami adalah sebuah Tim vokal grup Remaja kristen dari Remaja GMIM Diaspora Watutumou 3. Kami berdiri dibawah naunggan Komisi pelayanan Remaja jemaat (KPRJ) GMIM Diaspora Watutumou 3 dan Pnt.meilany mongilala sebagai ketua dari KPRJ. Kami mempunyai motto: "Incredible Voice, for Our Amazing God!" Kami terdiri dari 13 anggota, Yaitu: 1.Boby pontoh (Coach) 2.Kevin kamagi 3.Fano rahasia 4.Warren tengker 5.Arel toweula 6.Evan bitty 7.Yosua lengkong 8.Sheren toreh 9.Angie salmon 10.Gracia sumayku 11.Gaby linelejan 12.Karenina owu 13.Prita komaling Efesus 5:19 " dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati."
All Rights Reserved
#749
aku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Guy Vs Sassy Girl ( ZEESHA )
  • EYE
  • Aminku Jadi Imammu
  • Companion Forever Kth
  • Sororis Zone (Zeedel)
  • Oneshot KristSingto
  • TIMNAS U-15 GRUP CHAT:)
  • Takdir Untuk Khanza

"Sekalipun di dunia ini cuma ada lo, Gue ogah pacaran sama cowo gila kayak lo". -Marsha "Siapa yang gila?". -Zevan "Lo ". -Marsha "Lo, ya berarti lo marmut marsha cerumut". Zeevan tersenyum meledek dan meninggalkan marsha "SIALAN!! DASAR COWO GILA". *** BXG ❗️ SUDAH ENDING ❗️❕️ *** Semua orang pernah ingin berada di posisi Auroraletta Marsha Lenathea. Gadis yang memiliki segalanya cantik, kaya, populer, dan dipuja banyak pria di kampus. Hidupnya bak seorang putri, selalu dikelilingi kemewahan, pesta, dan pujian. Setiap langkahnya penuh dengan percaya diri, setiap senyumnya membuat banyak hati berdebar. Sampai suatu berita menghancurkan semuanya. Skandal korupsi menyeret nama ayahnya. Dalam hitungan hari, kekayaan keluarganya lenyap dan namanya tercoreng. Dalam sekejap, ia berubah menjadi bahan hinaan. Dibully, dicemooh, dijauhi teman-temannya yang dulu mengaguminya, Marsha harus merasakan bagaimana rasanya berada di titik terendah dalam hidupnya. Tak punya siapa-siapa, tak punya uang, dan tak punya tempat berlindung, Marsha hanya bisa menelan harga dirinya. Hidupnya berubah 360°, dari kemewahan menjadi kesusahan. Hingga akhirnya, ia tak punya pilihan lain selain meminta bantuan satu-satunya orang yang selalu ia benci sejak awal masuk kuliah-Zeevan Aaron Natio. Dulu, ia sering meremehkan Zeevan, menganggapnya tidak lebih dari pengganggu tanpa arah. Tapi sekarang, dialah satu-satunya yang bisa melindunginya dari kerasnya dunia. Namun, Zeevan bukan tipe orang yang bisa dimanfaatkan begitu saja. Dia punya aturan sendiri, dan dia tidak memberikan bantuan tanpa alasan. Akankah Marsha mampu bertahan dalam kehidupan barunya? Dan lebih penting lagi, akankah kebenciannya pada Zeevan perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines