Sabtu
  • WpView
    Reads 114
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 18, 2016
Calya ingin sekali merebut kembali Azka, sang kakak kelas sekaligus tunangannya, dari tangan Elvina. Tapi, kalaupun Calya melakukan itu, semuanya akan sia-sia. Karena Azka lupa semuanya. Tidak semuanya. Azka hanya lupa tentang pertunangannya dengan Calya. Membuat Calya harus menahan sesak di dadanya. Lalu, bagaimana cara Calya supaya Azka mengingat semua itu? - Copyright © 2016 by salsabilashaf
All Rights Reserved
#309
amnesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bahagia & Luka (END)
  • Disguise : The Sapphire Heart  [COMPLETED]
  • Broken Enough
  • Serpah-Serpih Dariku [31 Days Writing Challenge 2020]
  • ABOUT YOU AND ME (END)
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Leove
  • Rasa yang disembunyikan
  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]

HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA! [Siapin tissue sebelum baca!] "Denger Shania, gue nggak pernah mengharapkan pertunangan ini. Ngerti?!" ucap Bara dengan penuh penekanan. Shania adalah sosok gadis cantik dengan hati lembut yang penuh kesabaran. Tetapi, tetap saja setiap orang pasti memiliki batas kesabarannya masing-masing. Shania bukanlah gadis yang beruntung karena memiliki kekayaan serta keinginannya yang selalu terpenuhi. Dia juga memiliki beban hidup yang sangat berat seperti manusia lainnya. Dia memiliki penyakit jantung. Shania membiarkan air matanya yang mengalir. "Gue minta maaf kalo selama ini gue cuma ngerepotin lo dengan penyakit gue ini. Bara, gue janji nggak akan nyusahin lo lagi. Gue sayang sama lo. Beri gue kesempatan buat memperbaiki semuanya, gue bakal berusaha sekuat tenaga buat sembuh biar lo bisa nerima gue. Jadi, tolong tunggu sampe waktu itu tiba. Gue mohon.." "Gue nggak peduli sama kesembuhan lo. Seandainya aja lo nggak pernah ada di kehidupan gue, pasti semua bakal baik-baik aja. Hahh miris, kenapa gue harus ditakdirin sama lo?" seru Bara. Bara adalah teman masa kecil Shania. Gadis itu sangat menyukainya. Dulu Bara tidak pernah bersikap kasar padanya, namun kini keadaan sudah berubah. Dan apa sebenarnya alasan Bara melakukan itu? Hingga kemudian Arkan datang di kehidupan Shania. Dia adalah sahabat Bara. Dia yang selalu menghibur Shania setiap kali gadis itu sedih. "Jangan terlalu mengemis cinta, ingat kita itu punya harga diri. Dan cewek itu kodratnya dikejar, bukan mengejar!" ujar Arkan pada Shania. Seiring berjalannya waktu, Shania mulai membenci Bara. Tapi bagaimana jika orang yang ia benci itulah yang justru menjadi malaikat penolongnya? Lalu apa kabar dengan hati Arkan yang mulai menyukai Shania? "Gue percaya. Gue terlahir untuk menikmati bahagia dan luka." #Shania. [Terinspirasi dari drakor Extra Ordinary You. Pencinta Drakor pasti tahu wkwk.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines