DUMB

DUMB

  • WpView
    GELESEN 623
  • WpVote
    Stimmen 50
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadErwachseneninhaltLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Apr. 1, 2016
Peluh mebanjiri dahiku saat dia berteriak padaku "Yakin lanjut?" "iya" "sudah siap belum?" "iya, yaudah ayo cepetan ah" Lalu.. "Ayoooo teruus doroooong" "udah gak kuaaat. Arrghhh" "kamu pasti bisaaaaa" "errrrrgggghhh. Hosh hosh.." mendorongnya sekuat tenaga "akhirnyaaaa~" Akupun merasa lega, sedang ototku yang kaku akibat aktivitas tadi kurenggangkan..
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Merayu Awan
  • someone like you
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Sergio
  • Jane [OPEN PO]
  • Love & Lost
  • All I ASK
  • Keano
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓

'Sudah. Cukup sampai di sini saja. Aku sudah lelah berlari. Mengejar dirimu yang selalu jauh dari tirani. Aku sudah tak kuat lagi. Biarkan kali ini aku berhenti. Mengharap dirimu menoleh balik lalu mengajakku berjalan lagi. Kini aku sudah letih. Nafasku mungkin tak kuat lagi. Jadi biarkan aku berhenti. Lalu pergi. Dan tolong.. jangan mundur apalagi datang kembali. Memberiku harapan setengah hati.'

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien