Fadelia.
  • WpView
    Reads 158
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Mar 12, 2016
[Semua nama, baik nama tokoh, nama akun, maupun nama sekolah, adalah fiktif belaka. Kesamaan nama yang mungkin terjadi adalah murni ketidaksengajaan.] Fadelia bukan gadis yang akan menangis sia-sia saat hubungannya berakhir tanpa kejelasan. Fadelia mungkin merasa hampa, tapi ia pandai menutupinya. Lebih dari itu, Fadelia dapat menggantikan kekosongan yang ia rasakan dengan banyak hal. Ia punya teman, ia punya segudang keasyikan, dan terlebih lagi, ia punya otak cerdasnya. Di atas semuanya, Fadelia akan membuat cowok itu menyesal sejadi-jadinya. Apa? Kesempatan kedua? Fadelia hanya akan tersenyum kecil. Jangan harap.
All Rights Reserved
#2
programming
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Behind The Smile
  • ALWAYS US (END)
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • SEANGA : fall in love with you
  • Our Story Begins
  • I CHOOSE YOU
  • KING & QUEEN OF SCANDAL
  • Sad Girl
  • Kita Sembuh Bareng?

Ini tentang Shaila, yang mengalami gangguan kesehatan mental dan berulang kali mencoba bunuh diri. Shaila suka membuat onar, melemparkan kalimat menyakitkan, lalu bersikap seolah tak ingat apa-apa. Hingga suatu hari ia mengalami teror mengerikan dan sejak saat itu kenangan buruk di masa lalunya terus berputar seperti kaset rusak. Kenali juga, Caramel, yang selalu disalahkan dan dibandingkan. Diam-diam Caramel gemar merokok bahkan mengonsumsi alkohol. Diam-diam juga, Caramel sangat takut pada keramaian. Kalian pun akan bertemu Fathia, yang selalu mengenakan masker karena rasa tak percaya diri dengan wajahnya yang berjerawat. Sering mencintai dengan tulus, tapi tak pernah dicintai kembali dengan tulus. Terakhir, Eveline, yang selalu dijadikan bahan lelucon karena tubuhnya besar. Hingga jatuh hati pada seorang lelaki dingin dan penggila game membuat Eveline bertekad untuk merubah dirinya. Setiap orang memiliki rahasia yang tak boleh diketahui dunia, kenangan buruk yang tak mau diingat dan rasa sakit yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jadi ... topeng apa yang mereka gunakan untuk menutupi masalah? Jika topeng itu hancur, mana yang mereka pilih; menyatukan kembali puing-puing topeng dan tak memberi jeda untuk menangis atau menyerah karena kalah dalam kepura-puraan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines