Impulse
  • WpView
    Reads 7,913
  • WpVote
    Votes 528
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 20, 2019
Aku menulisnya di bawah langit biru yang berhias awan, di bawah rinai hujan sendu, di bawah sinar matahari senja, dan di bawah kerlipan bintang-bintang malam, Kuharap kau menyukainya. Highest rank; #70 in Poetry [19/Des/2017] Cover by @oldmixtape Copyright © 2016 by Dinda Nawang
All Rights Reserved
#276
prosa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • KIARA [End]
  • Coretan Pemikat
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Pagi
  • Frasa Rasa
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • {PERKATA} Selesai

Dalam pusaran semesta, Naray ńa Ascella dihadapkan pada sosok laki-laki yang hadir bak angan tentang malaikat berwujud fana. Dalam keheningan dunia yang meredup, ia muncul menjadi penawar, menjadi rumah di saat semua pintu tertutup rapat. Lelaki itu membimbing Rayna menelusuri liku-liku, menuju bahagia untuk dijamah. Ia menyulam keberadaan menjadi jalan setapak yang memimpin Rayna pada lentera, pada pengharapan yang terselip di ruam-ruam gelap. Namun Rayna sadar, tiada sesuatu yang abadi. Karenanya ia tak berhenti memohon agar semesta mengulur waktu, memberi ruang bagi mereka merajut kisah yang tertunda. Rayna ingin menyambut senja, menjahit puisi-puisi rindu, dan menyusun seluruhnya untuk pria yang menyandang pusat semestanya.. El Léor Arnawama Auriga. ___________________ Hanya sebatas kisah ilusi, Terimakasih telah menikmati... ___________________ 🏆rank 1 in #sanskerta 1 in #antologi 1 in #bait 1 in #usai 1 in #prosa

More details
WpActionLinkContent Guidelines