We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
KOTA KITA

KOTA KITA

  • WpView
    Reads 16,719
  • WpVote
    Votes 1,424
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 29, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Pergi ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah di universitas ternama adalah impian Ratna sejak dulu. Tujuannya hanya belajar dan mencoba untuk hidup mandiri dengan jauh dari kedua orang tuanya. Hanya itu. Tapi di kemudian hari, Ratna tidak menyangka bahwa segalanya akan serumit ini. Kebenaran menyakitkan, kepatah-hatian, juga seseorang yang membuatnya terpaksa harus merelakan. Segalanya menjadi tidak sederhana ketika ia di sini, di Kota Kita. "Jakarta itu cinta yang tak hapus oleh hujan tak lekang oleh panas. Jakarta itu kasih sayang." -Sapardi Djoko D. © 2016 oleh Vinny Vera. Start : 28/03/2016 Highest Rank: #93 on ChickLit
All Rights Reserved
#593
teenlit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • Mr. Congkak
  • Curious Aku(t) [COMPLETED]
  • [✔️] Querencia
  • Perihal Hati
  • Rain In You
  • Lover's Style (Bahasa Indonesia)
  • Vitamin Cinta
  • A Gift From God
  • Kumpulan Novelet Romansa (one shoot)

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines