We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cara Mudah Melakukan Astral Projection / Meraga Sukma

Cara Mudah Melakukan Astral Projection / Meraga Sukma

  • WpView
    Reads 303
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 13, 2016
WpInfo
Fiction
Social Themes
Astral Projection atau yang sering disebut Raga Sukma secara ilmiah merupakan salah satu kemampuan otak untuk memanipulasi alam bawah sadar hingga sedemikian rupa hingga tubuh halus dapat menembus dimensi ruang dan waktu. Namun secara mistis astral atau raga sukma merupakan kemampuan yang kita miliki untuk melepas roh kita hingga dapat berjalan memakai tubuh halus dengan ritual tertentu. Tetapi perlu diketahui, proses meraga sukma sesunggunya tidak melepas roh, tetapi hanya memproyeksikan energi pikiran yang disebut sukma. Kalau kita melepas roh bisa menyebabkan kematian. Sebab itu orang yang meraga sukma bisa menarik kembali energi pikiran yang melanglang buana sehingga dapat hidup kembali. Energi pikiran atau sukma ini secara otomatis akan kembali ke raga dalam kondisi tertentu, misalnya saja karena kaget, tertindih energi lain, dan sebagainya. Astral Projection juga disebut sebagai suatu keadaan di mana jiwa kita melakukan perjalanan sendiri ke tempat lain, terpisah dari tubuh kita
All Rights Reserved
#190
luciddream
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transfer
  • ROGO SUKMO (New Release)
  • Titik Yang Benar
  • PORTAL (true story)
  • VeeNara
  • Penguasa Alam Ghaib
  • P A N D O R A
  • Indigo Crystal 1
Transfer

Hanya perlu tiga hal saja bagiku untuk dapat membaca pikiranmu, memindahkan isi hatiku, atau membawa diriku sendiri ke manapun aku mau. Hanya perlu tiga. Yah, intinya sangat mudah. Entah dari mana aku dapat super power ini. Kadang, aku bersyukur. Kadang pula, aku memaki-makinya karena antisosialku jadi semakin parah. Sayangnya, lambat laun aku sadar. Kekuatanku menjadi ancaman. Aku nyaris tidak bisa mengendalikannya--aku benci kekuatanku, karenanya aku kehilangan banyak hal. Aku ingin menemukan semua yang hilang, dan ... ... aku ingin menemukan "aku" yang hilang. [COMPLETE]

More details
WpActionLinkContent Guidelines