Story cover for Rain Affair by rezaanggun
Rain Affair
  • WpView
    Reads 7,891
  • WpVote
    Votes 306
  • WpPart
    Parts 32
  • WpView
    Reads 7,891
  • WpVote
    Votes 306
  • WpPart
    Parts 32
Ongoing, First published Mar 14, 2016
"Gue bingung, sometimes I feel like we are friends. Sometimes I feel like we are more then friends. And sometimes I feel like I have never know you at all." Ara menarik nafasnya dalam-dalam. Sebelum kembali melanjutkan "gue capek Val! gue capek jadi bahan bercandaan lo! gue bukan bahan pelampiasan yang bisa lo mainin kapan aja lo mau!"

"Ra-" 

"Please, " ucap Eval lagi sambil memegang wajah Ara agar ia dapat melihat wajah yang di penuhi air mata itu. "Gue tau gue brengsek, tapi nggak selamanya gue jadi orang brengsek Ra, sekarang, gue butuh kesempatan kedua. Gue butuh kepercayaan lo lagi. Apa lo bisa percaya lagi sama gue?"

"apa lo pernah denger "saat ada seseorang yang benar-benar mencintaimu, cintailah ia kembali pada saat itu juga. Karena tak selamanya rasa itu abadi, rasa itu bisa terurai kapan saja. Dan jangan menyesal jika kau ingin membalas cintanya, rasa itu telah hilang karena rasa itu akan memudar seiring kekecewaan yang datang secara bersamaan." itu yang gue rasain sekarang Val. Rasa sayang gue ke lo itu udah ngga ada! Semuanya udah mati! Dan lo yang bikin semuanya mati!"
All Rights Reserved
Sign up to add Rain Affair to your library and receive updates
or
#644dilema
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 9
Because I'm Stupid (End) cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
RadenRatih cover
Strong Girl Michella (END)  cover
BarraKilla cover
ALSTARAN [END] cover
STUCK cover
NALA 2: The Storm We Called Love cover
dimana janji tersebut cover

Because I'm Stupid (End)

49 parts Complete

⚠️YANG PLAGIAT DOSA Bagaimana jadinya jika Caramel mempunyai gebetan yang merupakan kakak kelasnya. Namun, yang mengaguminya justru adik dari gebetannya? Akankah Caramel menetap dengan kebodohannya, atau justru Caramel akan berpaling kepada orang yang selalu menyembuhkan luka di hatinya, adik dari gebetannya? And .... Apa kamu mempercayai cinta tanpa alasan? Kamu tahu dia baik, tetapi kamu tidak ingin terlalu lama ada di dekatnya. Adapun orang lain, kamu tahu ada kekurangan dari ujung rambut hingga kakinya. Namun, kamu selalu ingin ada di dekatnya. *** "Kak Galtha, Cara suka sama Kakak!" -Dara *** "Jauhin gue, oke? Gue gak suka sama lo." -Galtha "Kalo gue perjuangin lo, boleh gak?" "Gue bukan negara yang harus lo perjuangin sampe merdeka." *** "Cara, lo memperbesar rasa trauma gue.". -Galaxy *** "Kan, lo tau kalo gue sukanya sama abang lo." "Apa gue salah, kalo gue suka sama lo?" "Gue cuma gak mau nyakitin lo." "Abang gue nyakitin lo, gue yang sembuhin luka lo. Tapi lo pulangnya gak ke gue, lo pulang ke abang gue. Tanpa lo sadari, lo itu udah nyakitin gue." "Gue yang bantu lo berdiri, tapi dia yang lo ajak lari." -Galaxy *** "Gak capek jadi bego terus?" -Galaxy