"Candy" ASSASSIN

"Candy" ASSASSIN

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 25, 2016
"Sayonara sayonara sampai berjumpa pulang" kira kira begitulah sepenggal lirik yang dinyanyikan oleh anak anak dengan pipi gembul yg berada dalam sebuah kelas di taman kanak-kanak. tampak seorang perempuan dengan senyum manis terukir di wajah cantiknya membimbing anak anak itu memandu mereka bernyanyi dan memberi toss sebagai tanda berakhirnya pertemuan mereka hari ini. Saat semua anak sudah keluar dari kelas, terasa sebuah getaran pada saku pengajar cantik tersebut yang menandakan masuknya sebuah panggilan. Dalam sekali usapan panggilan itu terjawab "pekerjaan untukmu candy ....."
All Rights Reserved
#178
women
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • School of Broken Minds
  • Antara Langit Dan Perasaan
  • Black Code (Lima)
  • Senandika : Titik Temu
  • different school
  • Sandyakala
  • Feeling Blue
  • PEMILIK HATI (Tersedia di Google Play)
  • Lencana Merah

"Di sekolah ini, semua orang rusak. Tapi tak semua orang ingin diperbaiki." Kanaya datang ke School of Broken Minds bukan untuk sembuh, tapi untuk bertahan. Dira-sosok laki-laki misterius yang selalu muncul di sisinya-membantunya melawan kecemasan dan luka masa lalu. Tapi tak ada satu pun orang lain yang bisa melihat Dira... karena Dira tidak nyata, dan hanya guru BS (bimbingan siswa)Kanaya yang tau akan hal itu. Saat Kanaya mulai dekat dengan Naufal, cowok pendiam dengan PTSD yang menyimpan luka dari masa lalu kelam, segalanya mulai berubah. Identitas Kanaya mulai runtuh. Batas antara kenyataan dan delusi mulai kabur. Dan rahasia tentang siapa Dira sebenarnya... perlahan terbongkar. "Kadang, musuh terbesarmu... tinggal di dalam kepalamu." Ini bukan kisah cinta biasa. Ini kisah tentang sakit, kehilangan, alter ego, dan harapan kecil yang masih bertahan di tengah kehancuran jiwa. Selamat datang di School of Broken Minds. Tempat di mana cinta dan luka berjalan berdampingan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines