Coffe Tea

Coffe Tea

  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 15, 2016
Hanya secangkir kopi dan secangkir teh yang menemani mereka duduk mengobrol dan memandangi anak-anak mereka. Mereka berdua tak pernah menyangka bahwa takdir yang mempersatukan mereka berdua. Siapa yang tau akan konflik yang telah mereka alami..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END
  • Secangkir Kopi Vanilla [Tamat]
  • Romansa Klise Remaja
  • H.I.M 2
  • Dream Note
  • musuh jadi cinta [AND]
  • Dua Jalan Bertemu
  • BOSS!!
  • Permata Yang Hilang

Di tengah kepulangan yang tak bisa ditunda dan perasaan yang belum selesai diucapkan, dua orang bertemu untuk terakhir kalinya. Mereka duduk di sudut kedai favorit mereka, berbagi cerita dalam diam, tertawa kecil atas kenangan-kenangan lama, dan menyesap kopi yang rasanya lebih pahit dari biasanya-karena diseduh dengan perasaan yang tak ingin berpisah. Cerita ini bukan tentang cinta yang besar atau konflik yang dramatis, melainkan tentang hal-hal kecil yang sering kali paling membekas: tatapan terakhir, kalimat yang tertahan, dan secangkir kopi yang jadi pengantar seseorang untuk pergi-mungkin untuk selamanya, atau hanya sementara. --- Tema Cerita: Perpisahan dan penerimaan Kenangan yang membekas Kehangatan dalam hal sederhana Emosi yang tak selalu diucapkan "Secangkir Kopi Sebelum Pulang" adalah sebuah cerita bernuansa slice of life yang hangat sekaligus sendu, menggambarkan momen perpisahan yang sederhana namun penuh makna. Cerita ini sering kali dibalut dengan latar suasana sore menjelang senja, di sebuah kedai kopi kecil yang menjadi saksi bisu pertemuan terakhir dua insan yang pernah saling berarti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines